KUNINGAN, (VOX) – Penanganan rumah ambruk di Perum Pesona Ancaran mulai mendapat respons dari berbagai pihak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan dan Pemuda Pancasila Kuningan memastikan akan segera turun tangan menindaklanjuti musibah yang menimpa salah satu warga akibat hujan lebat.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, saat dikonfirmasi VOX pada Kamis (18/12) menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat sebelum melakukan kunjungan lapangan.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan perangkat desanya dan melakukan kunjungan ke lokasi,” ujar Indra Bayu.
Sementara itu, kepedulian juga datang dari Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kuningan sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kuningan, Harnida Darius, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa keluarga korban.
Harnida menegaskan bahwa rumah yang ambruk tersebut merupakan milik Ketua Ranting Pemuda Pancasila Ancaran dan menjadi bagian dari keluarga besar organisasi. Oleh karena itu, Pemuda Pancasila memastikan akan mengambil langkah konkret untuk membantu perbaikan rumah.
“Ini rumah Ketua Ranting PP Ancaran dan merupakan keluarga besar kami. Keluarga Besar Pemuda Pancasila Kuningan akan segera menindaklanjuti dengan melakukan penggalangan dana dan memperbaiki rumah anggota kami,” kata Harnida.
Ia menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan diterjunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan kebutuhan dan menghitung biaya perbaikan agar proses penanganan dapat segera dieksekusi.
“Secepatnya akan ada tim yang datang ke lokasi untuk menghitung kebutuhan dan akan kami eksekusi secepatnya,” ucapnya.
Selain itu, Harnida juga memastikan akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mempercepat proses perbaikan rumah agar keluarga korban dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman.
“Saya juga akan segera berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk mempercepat proses perbaikan rumah anggota kita,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, rumah milik Pa Iip di Perum Pesona Ancaran ambruk pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Setengah bagian rumah roboh akibat kondisi kayu penyangga atap yang sudah lapuk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.
Kolaborasi antara respons BPBD dan solidaritas organisasi kemasyarakatan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan serta menjadi pengingat pentingnya deteksi dini terhadap rumah tidak layak huni, terutama di tengah meningkatnya intensitas hujan di Kabupaten Kuningan.***




Tinggalkan Balasan