Oleh : Esty Rahmadini Mahasiswi UM Kuningan

KUNINGAN(VOX) – Upaya memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda terus dilakukan dengan cara kreatif dan menyenangkan. Hal ini terlihat dalam kegiatan sanggar bimbingan yang berlangsung pada Jumat (23/1/2026), di mana mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) Internasional menghadirkan berbagai permainan tradisional Nusantara sebagai media edukasi budaya.

Sejak pagi, suasana sanggar bimbingan tampak lebih hidup dari biasanya. Anak-anak mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, dimulai dari Senam Anak Indonesia yang bertujuan menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Senam Pacu Jalur, tarian yang tengah populer dan berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Gerakan senam ini menekankan nilai kekompakan dan kerja sama tim.

Pengenalan budaya semakin menarik saat anak-anak diajak mengenal permainan tradisional Oray-Orayan yang berasal dari Jawa Barat. Sebelum praktik, mahasiswa KKN memperkenalkan permainan tersebut melalui tayangan video edukatif. Anak-anak kemudian mempraktikkannya secara langsung dengan penuh keceriaan.

“Permainan Oray-Orayan ini melatih kerja sama dan kekompakan. Anak-anak belajar saling percaya karena tangan tidak boleh terlepas dari pundak teman di depannya,” ujar salah satu mahasiswa KKN, Esty Rahmadini, saat mendampingi kegiatan.

Tak hanya melalui permainan, pengenalan budaya juga dilakukan lewat aktivitas seni. Anak-anak diajak menggambar Rumah Adat Gadang dari Suku Minangkabau, Sumatra Barat. Kegiatan ini menjadi sarana mengenal arsitektur tradisional sekaligus menyalurkan kreativitas mereka. Salah satu peserta bahkan mengungkapkan kekagumannya terhadap bentuk rumah adat tersebut dengan polos dan penuh rasa ingin tahu.

Kegiatan ini dinilai efektif sebagai sarana edukasi budaya sejak dini. Melalui pendekatan yang interaktif, anak-anak tidak hanya mengenal keberagaman budaya Indonesia, tetapi juga belajar nilai kebersamaan, kreativitas, dan rasa bangga terhadap warisan leluhur.

Mahasiswa KKN UM Kuningan Internasional berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi dalam memperkenalkan budaya Indonesia secara menyenangkan. Dengan metode belajar sambil bermain, budaya tidak hanya dikenang, tetapi juga dirasakan langsung oleh generasi penerus bangsa.***