KUNINGAN, (VOX) – Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal menjelang cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H. Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U Kusmana melakukan monitoring langsung pada hari terakhir kerja sebelum libur panjang, Selasa 17 Maret 2026.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi surat edaran bupati terkait kedisiplinan aparatur sipil negara berjalan dengan baik di seluruh perangkat daerah. U Kusmana menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu meski menjelang libur.

“Kami memastikan seluruh pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya. Hari kerja terakhir sebelum cuti bersama bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan,” ujar U Kusmana.

Dari hasil pemantauan, sebagian besar perangkat daerah menunjukkan tingkat kehadiran yang baik. Asisten Daerah III, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Perencanaan dan Keuangan tercatat hadir seratus persen. Inspektorat, Bappeda, Bagian Hukum, Kesejahteraan Rakyat, serta Asisten Daerah I dan II juga menunjukkan kehadiran penuh.

Namun, terdapat beberapa unit kerja yang mencatat ketidakhadiran pegawai. Di Bagian Umum terdapat dua orang yang tidak hadir. Bagian Tata Pemerintahan mencatat lima orang tidak hadir. Bagian Pengadaan Barang dan Jasa terdapat dua pegawai tidak hadir dengan alasan anak sakit. Bagian Pembangunan juga mencatat lima orang tidak hadir termasuk kepala bagian. Sementara itu, data kehadiran dari Kesbangpol belum tersedia.

Meski demikian, Sekda menilai secara umum tingkat kehadiran dan kesiapan aparatur masih dalam kategori baik. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kualitas layanan publik, terutama pada momentum krusial menjelang hari besar keagamaan.

“Disiplin ASN adalah kunci. Kehadiran dan kesiapan kerja harus tetap dijaga agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan maksimal,” katanya.

Langkah monitoring ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik. Dengan memastikan pelayanan tetap berjalan, pemerintah ingin menghindari potensi gangguan administrasi yang sering terjadi menjelang libur panjang.

U Kusmana juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk tetap bertanggung jawab hingga hari terakhir kerja. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik adalah wajah pemerintah yang harus dijaga setiap saat, bukan hanya pada hari-hari normal.***