
KUNINGAN, (VOX) – Hari pertama kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Makodim 0615/Kuningan berlangsung antusias, Sabtu (9/5/2026). Program pembinaan pelajar yang digelar TNI AD tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah karena dinilai efektif membentuk karakter dan kedisiplinan siswa.
Koordinator KKRI Kodim 0615/Kuningan, Kapten Sutardi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis dalam membina generasi muda agar memiliki karakter unggul, disiplin, serta wawasan kebangsaan yang kuat.
“Melalui kegiatan Persami KKRI ini, diharapkan terbentuk generasi muda bangsa yang memiliki pribadi unggul, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, yang dilandasi semangat bela negara yang tinggi, dan juga memiliki jiwa patriotisme sebagai pondasi dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Kapten Sutardi.
Ia menjelaskan, kegiatan kali ini diikuti sebanyak 60 peserta dari tiga sekolah, yakni SMK Negeri 1 Luragung, SMK Automatsuda, dan SMKN 2 Kuningan. Masing-masing sekolah mengirimkan 20 siswa untuk mengikuti kegiatan pembinaan tersebut.
Menurutnya, program KKRI merupakan kegiatan rutin dari Staf Teritorial TNI AD yang dilaksanakan dua kali dalam satu semester. Selain membentuk kedisiplinan, kegiatan itu juga diharapkan mampu meminimalisir kenakalan remaja dan tawuran pelajar.

“Harapannya dengan kegiatan KKRI ini memberikan dampak positif, menerapkan jiwa disiplin mereka, sehingga setidaknya meminimalisir adanya tawuran yang sekarang mungkin sudah mulai marak,” katanya.
Sementara itu, Bagian Kesiswaan SMKN 2 Kuningan, Teti Liningsih, S.Pd, mengatakan pihak sekolah sangat mendukung program KKRI karena memberikan dampak positif terhadap pembinaan karakter siswa.
“Kami dari sekolah sangat menyambut baik program dari TNI, khususnya Kodim 0615/Kuningan. Karena kegiatan ini sangat baik untuk pembinaan karakter siswa, terutama dalam hal kedisiplinan, cinta tanah air, serta menambah wawasan kebangsaan bagi para pelajar,” ujarnya.
Ia menyebut SMKN 2 Kuningan mengirimkan 20 siswa dalam kegiatan KKRI di Makodim 0615/Kuningan. Menurutnya, para siswa diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki jiwa patriotisme dan semangat bela negara.
“Harapan kami, setelah mendapatkan pendidikan di Kodim 0615/Kuningan ini, anak-anak bisa menjadi generasi penerus bangsa yang mencintai tanah air, memiliki karakter unggul, semangat bela negara, serta jiwa patriotisme untuk masa depan mereka,” katanya.
Teti juga berharap jumlah peserta KKRI ke depan dapat terus ditambah agar lebih banyak pelajar di Kabupaten Kuningan mendapatkan pendidikan karakter dan kaderisasi dari TNI.
Selain itu, ia berpesan kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan menerapkan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, lalu mengaplikasikan ilmu dan pembinaan yang didapatkan, serta menularkannya kepada teman-teman mereka agar menjadi pelajar terbaik,” ucapnya.
Diketahui, Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) merupakan organisasi pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda yang diinisiasi Kementerian Pertahanan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.***









Tinggalkan Balasan