
KUNINGAN(VOX) – Kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang diinisiasi Komisariat Universitas Bhakti Husada Indonesia ( UBHI ) Alinda Pertiwi Selaku ketua pelaksana menegaskan kembali peran kaderisasi dalam membangun semangat perjuangan mahasiswa.
Agenda ini dihadiri peserta dari berbagai universitas yang ada di kabupaten kuningan dengan jumlah 20 peserta, agenda ini secara resmi dibuka dengan seruan semangat khas organisasi mahasiswa nasionalis oleh Bung Amar selaku Ketua DPC GMNI KUNINGAN 2025/2027 Di Balaidesa Cibentang 14/02/2027.
Pembukaan kegiatan PPAB oleh kader GMNI bersama Komisariat Universitas Bhakti Husada Indonesia menjadi momentum kebangkitan organisasi tingkat komisariat sekaligus ruang pembelajaran bersama bagi calon kader baru.
Dalam sambutannya, Bung Amar, agenda dengan salam perjuangan “Salam pemikir, pejuang, pejuang pemikir” serta menggaungkan semangat kemerdekaan. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka dengan ucapan basmalah sebagai tanda dimulainya proses kaderisasi.
Apresiasi disampaikan kepada Komisariat UBHI yang dinilai berhasil bangkit kembali dan mampu menyelenggarakan kegiatan kaderisasi secara aktif. Para peserta yang hadir juga disambut sebagai bagian dari generasi penerus perjuangan mahasiswa.

Bung Amar menegaskan bahwa organisasi ekstra kampus memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat luas.
Dalam materi pengenalan organisasi, dijelaskan bahwa organisasi ekstra kampus memiliki ruang gerak lebih luas dibanding organisasi intra kampus seperti BEM atau himpunan.
Selain GMNI, disebutkan pula organisasi mahasiswa ekstra lainnya seperti:
- HMI
- PMII
- IMM
- KAMMI
- Dsb.
“Perjuangan kita bukan sekadar merebut kemerdekaan dari penjajahan fisik, tetapi membebaskan rakyat dari kebodohan dan ketertinggalan. Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Selama masih ada rakyat yang terhalang mendapatkan pendidikan yang layak, selama itu pula perjuangan harus terus menyala.” Ujarnya.
Mahasiswa juga diingatkan bahwa kesempatan kuliah merupakan privilese yang harus memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
Tema PPAB tahun ini menekankan keberanian intelektual dan keberanian aksi sosial. Pembicara mengaitkan semangat tersebut dengan momentum Hari Valentine sebagai simbol keberanian untuk peduli dan bertindak.
Peserta didorong untuk:
- Tetap solid selama proses kaderisasi
- Aktif belajar dan berdiskusi
- Menjaga kekompakan organisasi
Bung Amar menegaskan komitmen pembelajaran dua arah, di mana kader lama dan peserta baru sama-sama menjadi subjek pembelajaran.
Kegiatan PPAB ini diharapkan mampu melahirkan kader mahasiswa yang tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga siap terjun langsung memperjuangkan kepentingan masyarakat.***












Tinggalkan Balasan