
VOXPOPULI.CO.ID – Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 3 Desa Gewok menggelar Workshop Sertifikasi Halal bertajuk “Meningkatkan Daya Saing UMKM Melalui Label Produk dan Sertifikasi Halal” sebagai upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan kualitas serta daya saing produknya.
Kegiatan yang diikuti para pelaku UMKM Desa Gewok tersebut berlangsung dengan antusias. Workshop menjadi salah satu program pengabdian mahasiswa yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pemahaman mengenai pentingnya legalitas produk, khususnya sertifikasi halal.
Ketua Pelaksana, Yopi Nugraha, mengatakan sertifikasi halal kini telah menjadi kebutuhan bagi pelaku UMKM, bukan hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai strategi meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar.
“Workshop ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi para pelaku UMKM. Saat ini, sertifikasi halal bukan hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, tetapi juga menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperluas peluang pemasaran produk,” ujarnya.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan narasumber sehingga lebih memahami proses pengurusan sertifikasi halal.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari terlaksananya acara, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan oleh para peserta. Oleh karena itu, kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal untuk mengembangkan UMKM Desa Gewok agar semakin maju, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian desa,” katanya.
Kepala Desa Gewok, Iis Agustiani, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan edukasi bagi pelaku UMKM. Menurutnya, potensi UMKM di Desa Gewok sangat besar untuk berkembang, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek digitalisasi dan pemasaran produk.
Ia berharap melalui workshop tersebut para pelaku UMKM memperoleh wawasan baru mengenai strategi pemasaran digital, pentingnya legalitas usaha, serta sertifikasi halal sehingga produk-produk Desa Gewok mampu menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga luar daerah hingga luar provinsi.
Materi workshop disampaikan oleh Shifa Atiyatul Hasanah, M.T., yang menjelaskan bahwa label produk dan sertifikasi halal merupakan bagian penting dalam pengembangan usaha. Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya memberikan jaminan kehalalan produk bagi konsumen, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kepercayaan pasar, memperluas akses pemasaran, serta memperkuat daya saing UMKM di era digital.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pengajuan sertifikasi halal, persyaratan yang harus dipenuhi, hingga peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha setelah produknya memiliki sertifikat halal.
Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 3 Desa Gewok berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem UMKM di desa. Sinergi antara pemerintah desa, akademisi, mahasiswa, dan pelaku usaha diharapkan mampu melahirkan UMKM yang lebih unggul, memiliki daya saing tinggi, serta mampu memperluas jangkauan pemasaran hingga tingkat regional maupun nasional.***












Tinggalkan Balasan