VOXPOPULI.CO.ID – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-53 KNPI dengan menggelar rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan organisasi, penghormatan kepada para tokoh pendahulu, serta peningkatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Kuningan, Ayep Setiawan, mengatakan Harlah ke-53 menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi kepemudaan sekaligus mempertegas posisi KNPI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun generasi muda.

“Alhamdulillah hari ini kita memperingati Harlah KNPI yang ke-53 tahun. Ini bukan usia yang muda. Artinya KNPI memiliki perjalanan panjang sebagai organisasi yang menaungi berbagai organisasi kepemudaan,” ujar Ayep.

Pada momentum tersebut, DPD KNPI Kabupaten Kuningan juga melaksanakan pelantikan Ketua KNPI Kecamatan. Dengan pelantikan tersebut, kepengurusan KNPI kini telah terbentuk di seluruh 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan.

Menurut Ayep, seluruh organisasi kepemudaan kini telah terakomodasi dalam struktur kepengurusan KNPI yang berjumlah 159 pengurus DPD ditambah 32 pengurus kecamatan.

“Semua kecamatan sudah terpenuhi. Kepengurusan ini memang besar, tetapi saya meyakini seluruh organisasi kepemudaan bisa terakomodasi dengan baik,” katanya.

Rangkaian Harlah KNPI tidak berhenti pada pelantikan. Pada Sabtu (25/7/2026), DPD KNPI Kabupaten Kuningan melaksanakan ziarah ke makam H. Subandi sebagai Ketua KNPI Kabupaten Kuningan pertama, dilanjutkan ke makam Arya Kemuning serta sejumlah tokoh lainnya sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu yang telah membangun organisasi kepemudaan di Kabupaten Kuningan.

Selain itu, KNPI juga akan menggelar Liga KNPI melalui pertandingan catur yang dipusatkan di Gedung Pemuda sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpengurus.

Ayep optimistis kepengurusan KNPI periode 2026–2029 yang didominasi kalangan muda akan mampu membawa organisasi menjadi lebih progresif.

“Ketua KNPI kecamatan semuanya di bawah usia 30 tahun, begitu juga pengurus DPD didominasi anak-anak muda. Saya yakin KNPI periode 2026-2029 akan lebih baik dan menjadi pelopor bahwa pemuda adalah generasi bangsa. Negara akan kuat apabila pemudanya kuat,” ungkapnya.

Ia pun memperkenalkan tagline yang akan menjadi semangat kepengurusan selama tiga tahun ke depan, yakni “Pemuda Lumpat, Kuningan Melesat.”

Dalam rangkaian Harlah ke-53, DPD KNPI Kabupaten Kuningan juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Menurut Ayep, kerja sama tersebut merupakan langkah awal untuk memperkuat pembinaan pemuda melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk Dinas Pendidikan, DP3KB, dan Polres Kuningan.

“Kami sudah melakukan MoU dengan BNN terkait edukasi narkoba. Pemuda adalah generasi bangsa sehingga harus bersih dari narkoba. Karena itu edukasi menjadi sangat penting agar generasi muda memiliki pemahaman dan mampu menjauhi penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan Harlah, KNPI juga menggelar diskusi yang melibatkan BNN, Dinas Pendidikan, DP3KB, serta jajaran Polres Kuningan guna membahas penguatan edukasi dan langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda.

Melalui rangkaian peringatan Harlah ke-53 ini, DPD KNPI Kabupaten Kuningan berharap organisasi kepemudaan dapat terus menjadi wadah pemersatu pemuda sekaligus melahirkan generasi yang aktif, produktif, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kuningan.***