VOXPOPULI.CO.ID – Retreat Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan yang digelar di Kebun Raya Kuningan, Sabtu (25/7/2026), tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan kedisiplinan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana penguatan karakter, integritas, komunikasi, serta kepemimpinan para kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan di desa masing-masing.

Ketua APDESI Kabupaten Kuningan, Hj. Henny R., S.H., S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan retreat merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kepala desa sebagai pemimpin yang mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan desa.

“Intinya melatih kedisiplinan dan mental bagi seorang leader, seorang pemimpin di desa. Retreat ini sangat bagus karena menambah wawasan, mempererat persaudaraan, dan memberikan banyak manfaat bagi kami semua,” ujar Henny.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum yang berharga karena seluruh kepala desa dapat berkumpul dalam satu tempat, sesuatu yang jarang terjadi di tengah padatnya aktivitas pemerintahan desa.

Ia menjelaskan, selain menjalani latihan fisik, para peserta juga memperoleh materi dari berbagai narasumber, di antaranya dari unsur Tindak Pidana Korupsi Polres Kuningan (Tipikor), Kejaksaan, dan Inspektorat.

“Harapan kami semua kepala desa dapat menyimak dan menyerap ilmu yang didapat, baik secara fisik maupun pengetahuan. APDESI tentu sangat mendukung kegiatan ini,” katanya.

Henny menegaskan tujuan utama retreat bukan sekadar mengikuti kegiatan baris-berbaris, melainkan membentuk karakter kepemimpinan yang kuat agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kalau pemimpinnya kuat, desanya tentu kuat, masyarakatnya juga kuat. Kabupaten pun akan semakin hebat. Kami juga mendukung seluruh program pemerintah, baik pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun Pemerintah Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan beserta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya retreat, termasuk menghadirkan para narasumber yang memberikan bekal pengetahuan kepada para kepala desa.

Sementara itu, Kepala Desa Cikondang, Lia Nuryanah, yang bertugas sebagai Danton Barak 8, mengaku kegiatan retreat memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi para peserta.

Menurutnya, sejak hari pertama para kepala desa telah mendapatkan arahan langsung dari Bupati Kuningan. Memasuki hari kedua, peserta menjalani berbagai aktivitas mulai dari salat subuh berjamaah, olahraga pagi, apel, penyampaian materi hingga latihan membangun kekompakan.

“Output yang diharapkan tentu komunikasi kami dengan kelembagaan dan masyarakat semakin baik, inovasi desa semakin berkembang, dan integritas para kepala desa juga semakin meningkat,” tutur Lia.

Sebagai komandan Barak 8 yang beranggotakan sekitar 21 kepala desa, Lia mengatakan seluruh peserta menunjukkan semangat kebersamaan dan disiplin selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Alhamdulillah Barak 8 sangat kompak. Kami mengatur jadwal piket malam, bangun lebih awal, dan seluruh peserta mudah diarahkan sehingga kegiatan berjalan dengan baik,” katanya.

Ia juga memastikan pelayanan kepada masyarakat di desa masing-masing tetap berjalan selama para kepala desa mengikuti retreat. Menurutnya, panitia dan instruktur tetap memberikan ruang bagi peserta untuk berkomunikasi dengan perangkat desa sehingga pelayanan publik tidak terganggu.

“Kami sudah mempersiapkan semuanya. Meskipun mengikuti retreat, komunikasi dengan perangkat desa tetap berjalan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Retreat Kepala Desa Kabupaten Kuningan diharapkan mampu melahirkan pemimpin desa yang lebih disiplin, berintegritas, inovatif, serta mampu memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pembangunan desa yang semakin maju dan pelayanan publik yang lebih optimal.