KUNINGAN (VOX) – Dalam sambutannya pada acara pelantikan KAHMI Kuningan periode 2026–2031 di Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (25/02/2026), Anggota DPR RI Rokhmat Ardiyan memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga kondusivitas daerah melalui penguatan semangat gotong royong serta kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, alumni HMI memiliki posisi strategis di berbagai bidang, mulai dari birokrasi, akademisi, politik, hingga dunia usaha. Potensi tersebut harus diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“HMI dan KAHMI harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar organisasi. Kolaborasi dengan pemerintah dan aparat sangat penting untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

HRA menyoroti pentingnya mengatasi kesenjangan sosial dan pengangguran, meskipun Kabupaten Kuningan memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup tinggi. Ia menyebutkan, persentase lulusan perguruan tinggi di Kuningan telah mencapai 10,4 persen.

Menurutnya, kualitas SDM yang baik harus dibarengi dengan penciptaan lapangan kerja dan penguatan sektor ekonomi produktif agar tidak terjadi ketimpangan.

Momentum pelantikan KAHMI dan buka puasa bersama ini, lanjutnya, harus dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi lintas generasi alumni sekaligus memperkuat kolaborasi pembangunan daerah.

Baik pemerintah daerah maupun jaringan alumni HMI dan KAHMI, kata Rokhmat, perlu terus menghadirkan gagasan solutif, menjaga stabilitas sosial, serta mempercepat kemajuan Kabupaten Kuningan melalui kerja nyata dan kolaboratif.***