
KUNINGAN, (VOX) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang harus terus diperkuat setelah membuka acara Fasilitasi, Sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (SPIRT) 2026 di Wisma Permata Kuningan, Selasa (05/05).
“Saya kira ini pelatihan yang sangat bagus, membantu para UMKM. UMKM Kuningan ini adalah urat nadinya perekonomian Kabupaten Kuningan. Ada 46 ribu yang tersebar di berbagai pelosok,” ujarnya.
Menurutnya, peran UMKM terbukti sangat krusial, terutama saat menghadapi krisis ekonomi maupun pandemi.
“Ini luar biasa, bagi saya ini pahlawan ekonomi. Masa krisis kemarin, Krismon atau COVID, mereka membuat pertumbuhan ekonomi Kuningan masih terjadi. Hari ini kita dorong mereka ‘naik kelas’ dengan persyaratan yang bersifat teknis administratif tentang juga keamanan pangannya, tentang label halalnya, membuat nanti para konsumen ini akan semakin tertarik dan merasa aman, merasa nyaman,” lanjutnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan standar menjadi kunci untuk memperkuat daya saing produk lokal.

“Dan setelah itu terjadi, produk-produk UMKM Kuningan akan semakin kuat, semakin ‘naik kelas’ dan siap bersaing.” pungkasnya.
Dorongan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk memperluas pasar UMKM sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.***











Tinggalkan Balasan