
KUNINGAN, (VOX) – Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja, ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat tahun 2026 dengan khidmat di halaman Setda Kuningan, Senin (4/5/2026).
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, jajaran kepala perangkat daerah, serta personel Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas.
Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa ketiga institusi tersebut memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat maupun kondisi yang membutuhkan perlindungan.
“Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas adalah wajah pemerintah daerah yang hadir langsung di tengah masyarakat. Ketika masyarakat berada dalam kondisi cemas dan membutuhkan perlindungan, maka kehadiran saudara-saudara menjadi bukti nyata negara hadir memberikan pengayoman dan solusi,” tegasnya.
Menurutnya, tugas yang dijalankan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian yang menuntut kesiapsiagaan, keberanian, dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jadilah aparatur yang tegas tanpa kehilangan sisi humanis, sigap tanpa kehilangan empati, serta kuat tanpa kehilangan kerendahan hati,” pesannya.
Dalam menghadapi tantangan ke depan, Pemkab Kuningan terus mendorong penguatan kelembagaan, termasuk wacana pembentukan dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang berdiri sendiri. Langkah ini disesuaikan dengan kesiapan regulasi serta kondisi keuangan daerah.
Selain itu, peran masyarakat turut menjadi perhatian, terutama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Pemerintah daerah mendorong penguatan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sebagai bagian dari sistem perlindungan berbasis masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang menyoroti pentingnya peran Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas dalam menjaga stabilitas di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan dinamika sosial.
Data nasional menunjukkan bahwa sepanjang 2025, petugas pemadam kebakaran telah menangani puluhan ribu kasus kebakaran serta ratusan ribu operasi penyelamatan non-kebakaran. Hal ini menjadi dasar pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta optimalisasi pelayanan publik.
Pemerintah pusat pun terus mendorong pembentukan dinas damkar mandiri di daerah, peningkatan Standar Pelayanan Minimal, serta penguatan peran Satpol PP dan Satlinmas dalam penegakan peraturan daerah dan perlindungan masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Selain itu, dilakukan pula penyematan simbolis kepada barisan Arimbi Satpol PP serta penampilan simulasi penyelamatan oleh Damkar, termasuk penanganan hewan liar.
Momentum peringatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, guna menciptakan kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.***











Tinggalkan Balasan