KUNINGAN (VOX) – Momentum malam Nisfu Sya’ban tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan keagamaan yang dilaksanakan mahasiswa KKN-KI bersama warga dan wali murid Sanggar Bimbingan pada Senin (2/2/2026).

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh rasa kebersamaan. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelaksana program kerja, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga sosial yang ikut menjaga tradisi keagamaan.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Pengelola Sanggar Bimbingan, Ustadz Ahmad Hatap. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat silaturahmi antar masyarakat dan generasi muda.

Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Kamil yang menjelaskan keutamaan malam Nisfu Sya’ban sebagai momentum evaluasi diri dan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali dan doa bersama. Suasana malam terasa tenang dan penuh kekhusyukan saat seluruh peserta memanjatkan doa secara bersama-sama.

Tidak hanya berfokus pada ibadah, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial. Setelah rangkaian ibadah selesai, warga, wali murid, dan mahasiswa KKN-KI melaksanakan makan bersama. Setiap keluarga membawa nasi dan lauk masing-masing untuk dinikmati secara bersama.

Momen kebersamaan ini menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong dan kekeluargaan di tengah masyarakat. Selain mempererat hubungan antar warga, kegiatan ini juga memperkuat kedekatan mahasiswa KKN-KI dengan lingkungan tempat mereka mengabdi.

Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat religius masyarakat dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.***

Deskripsi Iklan Anda