
KUNINGAN, (VOX) – Di tengah derasnya arus isu yang berkembang di Kabupaten Kuningan, mulai dari narasi “Kuningan Caang” hingga mencuatnya dugaan penyalahgunaan anggaran di lingkungan Dinas Pendidikan, organisasi Komite Pemuda Kuningan (KOMPAK) mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif.
Ketua KOMPAK, Fery Rizkiana Tri Putra, menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terlebih di era digital saat ini di mana arus informasi begitu cepat dan belum tentu seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan.
“Situasi seperti ini menuntut kedewasaan kita bersama. Jangan sampai perbedaan pandangan justru memecah persatuan. Masyarakat harus tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.
Menurutnya, dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses sosial yang wajar. Namun, ia mengingatkan bahwa penyikapan yang tidak tepat justru dapat memperkeruh keadaan dan merugikan masyarakat secara luas.
Terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di lingkungan Disdik Kuningan, KOMPAK mendorong agar persoalan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum yang berlaku. Transparansi dan akuntabilitas, kata dia, tetap menjadi prinsip utama, namun prosesnya harus dijalankan secara profesional tanpa memicu kegaduhan di ruang publik.

“Kita percayakan pada proses hukum. Jangan sampai opini yang belum tentu benar justru menggiring persepsi publik ke arah yang tidak sehat,” tambahnya.
Di sisi lain, KOMPAK juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan daerah dalam menyikapi berbagai persoalan yang tengah berkembang. Mereka menilai pemerintah daerah memiliki kapasitas untuk mengambil langkah strategis dan bijaksana demi kepentingan masyarakat.
“Kami yakin pemerintah daerah akan mengambil keputusan yang tepat. Yang terpenting saat ini adalah memberi ruang agar setiap persoalan bisa diselesaikan secara objektif dan tidak ditarik ke ranah konflik sosial,” ungkap Fery.
Meski demikian, masyarakat tetap didorong untuk bersikap kritis. Namun, sikap kritis tersebut diharapkan disampaikan secara konstruktif dan tidak menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
Ajakan ini menjadi pengingat bahwa stabilitas daerah merupakan tanggung jawab bersama. Di tengah berbagai isu yang berkembang, menjaga persatuan dan ketenangan dinilai sebagai langkah penting agar Kuningan tetap berada dalam kondisi yang aman dan harmonis, sembari menunggu kejelasan dan langkah konkret dari pihak-pihak terkait.***









Tinggalkan Balasan