BEKASI, (VOX) – Gema prestasi kembali dikibarkan Cabang Olahraga Kick Boxing Kabupaten Kuningan. Pada ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2025, kontingen Kick Boxing Kuningan tampil beringas, disiplin, dan penuh determinasi dengan mendulang lima medali emas, sekaligus menegaskan bahwa daerah bukan sekadar penggembira dalam peta olahraga Jawa Barat.

Kejuaraan yang digelar pada 10 hingga 14 Desember 2025 di Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, menjadi panggung pembuktian keseriusan pembinaan atlet Kick Boxing Kuningan. Di bawah komando Ketua Umum Pengcab KBI Kabupaten Kuningan Dr. Ukas Suharfa Putra, serta manajemen teknis yang dikawal Ketua Harian Dicky Mahardika, Sekretaris Eris Rismayana, dan Head Coach Moh. Aldo Aulia, para atlet menunjukkan mental baja dan strategi bertanding yang matang.

Ketua Harian Pengcab KBI Kuningan, Dicky Mahardika, menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari kerja keras kolektif dan disiplin panjang. “Prestasi ini adalah hasil latihan disiplin, kekompakan tim, serta dukungan penuh dari berbagai pihak. Kami berharap hasil ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada Porprov Jawa Barat 2026 mendatang,” ujarnya.

Kontingen Kick Boxing Kuningan menurunkan sepuluh atlet dan berhasil melampaui target yang sebelumnya ditetapkan hanya satu emas. Hasil akhirnya mencerminkan dominasi yang tidak terbantahkan dengan lima emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Medali emas diraih oleh Brayan Marson Tanakmal kelas 51 kilogram light contact, Abdan Dziqrulah kelas 54 kilogram point fighting, Ajeng Syifa kelas 48 kilogram full contact, Obaja Halomoan Sianturi kelas 63 kilogram low kick, serta Ikhsan Lani kelas 63 kilogram full contact.

Medali perak disumbangkan oleh Gilang Ramadhan kelas 51 kilogram point fighting, Abdan Dziqriah kelas 54 kilogram light contact, dan Siti Nafilah kelas 51 kilogram point fighting. Sementara medali perunggu diraih oleh Salsabila kelas 48 kilogram low kick, Gungpaul JR Subu kelas 51 kilogram full contact, dan Arhab Dwi Prasetya kelas 51 kilogram low kick.

Prestasi ini juga tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan dan KONI Kabupaten Kuningan yang secara konsisten mendorong kemajuan olahraga prestasi. Dukungan tersebut menjadi energi moral bagi para atlet untuk bertarung bukan hanya demi medali, tetapi demi marwah daerah.

Dengan hasil ini, Kick Boxing Kabupaten Kuningan kian optimistis menatap Porprov Jawa Barat 2025 dan menempatkan diri sebagai salah satu kekuatan utama bela diri di Jawa Barat. Di atas ring, para atlet telah membuktikan satu hal sederhana namun fundamental, bahwa dengan disiplin, keberanian, dan cinta pada daerah, Kuningan tidak pernah datang untuk menyerah.

Prestasi ini bukan akhir, melainkan sinyal keras bahwa bendera Kuningan akan terus berkibar di arena olahraga Jawa Barat.***