
VOXPOPULI.CO.ID – Musim kemarau mulai memicu persoalan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan. Menyikapi kondisi tersebut, Perumda Air Minum (PAM) Tirta Kamuning menyatakan siap membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, terutama warga di wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan.
Hingga Jumat (4/9/2026), PAM Tirta Kamuning telah menyalurkan sebanyak 104.000 liter air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan sejak Agustus hingga pekan pertama September 2026, di antaranya ke Desa Pakembangan, Kecamatan Ciniru, Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, serta Desa Mekarjaya dan Desa Sukadana, Kecamatan Ciawigebang.
Pada Jumat (4/9/2026), PAM Tirta Kamuning kembali menyalurkan bantuan air bersih. Kali ini, distribusi dilakukan bekerja sama dengan Polres Kuningan untuk membantu warga Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana.
Direktur PAM Tirta Kamuning Dr. Ukas Suharfaputra, MP melalui Staf Divisi Humas PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan, Gery Aditya, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk sinergi antarlembaga dalam merespons dampak kekeringan.

“Kolaborasi dengan Polres Kuningan menjadi wujud sinergi antar lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Kuningan,” ujar Gery.
Untuk merespons kebutuhan air bersih di lapangan, PAM Tirta Kamuning menyiagakan empat unit mobil tangki. Masing-masing kendaraan memiliki kapasitas 4.000 liter dan disiapkan setiap hari untuk mendukung distribusi air kepada masyarakat.
Armada tersebut terutama diarahkan untuk membantu warga di wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan dan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Gery menegaskan bahwa pelayanan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat menjadi salah satu prioritas perusahaan.
“Kami harus siap melayani masyarakat, khususnya yang mengalami kesulitan air bersih. Jika ada permintaan bantuan dari desa-desa yang terdampak kekeringan, kami siap mengirimkan bantuan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” katanya.
Tak hanya menghadapi persoalan kekeringan, PAM Tirta Kamuning juga sebelumnya ikut membantu penanganan kondisi darurat. Salah satunya dengan mendukung distribusi suplai air untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuningan dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru, Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari peran PAM Tirta Kamuning dalam membantu kebutuhan air pada situasi darurat sekaligus mendukung pemerintah daerah dan petugas yang berada di lapangan.
Menurut Gery, bantuan air bersih maupun dukungan dalam kondisi darurat diberikan berdasarkan kebutuhan serta hasil koordinasi dengan pihak terkait.
“Kami hadir untuk membantu pemerintah daerah ketika masyarakat maupun petugas di lapangan membutuhkan dukungan air. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kami untuk ikut memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kuningan,” tuturnya.
Di tengah kondisi kemarau, PAM Tirta Kamuning juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan air secara bijak. Sebab, musim kemarau berpotensi menyebabkan penurunan debit air baku yang dapat berdampak terhadap kontinuitas pelayanan pelanggan.
“Pada musim kemarau debit air memang cenderung menurun sehingga pelayanan dapat mengalami penyesuaian. Air tetap tersedia, namun kontinuitas distribusi mungkin tidak seperti kondisi normal. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pelanggan,” ujar Gery.
PAM Tirta Kamuning mengimbau desa atau wilayah yang mengalami krisis air bersih untuk mengajukan permohonan bantuan melalui pemerintah desa atau pihak terkait melalui kanal layanan resmi perusahaan.
Untuk kebutuhan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Darurat 24 Jam PAM Tirta Kamuning di nomor (0232) 871 190 atau WhatsApp Center 0852-9585-0666.
Informasi mengenai pelayanan dan kegiatan PAM Tirta Kamuning juga dapat dipantau melalui media sosial serta kanal resmi perusahaan.***









Tinggalkan Balasan