KUNINGAN(VOX) – Ketekunan, kesabaran, dan kesetiaan pada proses panjang kehidupan mengantarkan Nana Suhendra, M.Pd. menerima amanah sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan. Ia resmi dilantik oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.
Pelantikan berlangsung di Kebun Raya Kuningan (KRK) dan disaksikan Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, SH, M.Kn., Sekretaris Daerah Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., serta sekitar 150 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Di balik jabatan strategis yang kini diembannya, tersimpan perjalanan hidup penuh nilai dan keteladanan. Sejak duduk di bangku SMP hingga SMA, Nana mengisi waktu dengan membantu sang ayah sebagai loper koran. Setiap dini hari selepas subuh, ia menanti kiriman Harian Umum Bandung Pos dan Majalah Mangle, menyusunnya, lalu mengantarkannya ke pelanggan.
Bersama ayahnya, Nana mengantarkan koran menggunakan sepeda motor Yamaha L2G, menyusuri perumahan dan kantor pemerintahan, mulai dari Setda, dinas-dinas, kecamatan, KCD Pendidikan, hingga sejumlah UPTD di wilayah Darma, Luragung, dan Cilimus.
Cuaca kerap menjadi tantangan. Hujan deras bukan alasan untuk berhenti, sebab koran harus sampai tepat waktu. Dari situlah Nana belajar bahwa informasi memiliki nilai tinggi jika disampaikan secara cepat dan tepat.
“Kalau telat sedikit saja, pelanggan menggerutu karena informasinya dianggap sudah basi. Dari situ saya paham, informasi itu bernilai jika disampaikan tepat waktu,” kenangnya.
Pengalaman tersebut memperkenalkan Nana pada dunia jurnalistik dan para wartawan senior. Ia menyebut sejumlah nama yang kala itu memberi inspirasi dan pemahaman tentang peran pers, di antaranya Pak Emsul, Pak Wawan Junior, Pak Jarwo, Pak Ondin, Pak Lukmanto, Pak Anton, Pak Maman Bom, dan Pak Yayat Lauk, yang sebagian masih aktif hingga kini.
Kenangan bersama ayahnya juga membekas kuat. Di sela rehat mengantarkan koran, sang ayah kerap memberikan potongan daging sop kepadanya dengan alasan hanya menyukai kuah. “Mungkin itu cara orang tua, selalu mendahulukan anak,” tuturnya lirih.
Nilai kehidupan juga tertanam lewat nasihat sang ayah yang disampaikan dalam bahasa Sunda. Pesan tersebut mengajarkan kerendahan hati, kasih sayang kepada keluarga, menjaga hubungan persaudaraan dan etika kerja, serta berserah diri kepada Allah SWT.
Selepas lulus SMA pada tahun 2000, Nana memulai pengabdian sebagai tenaga honorer di Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan pada masa kepemimpinan Bupati Arifin Setiamihardja. Delapan tahun kemudian, ia diangkat menjadi PNS.
Pada tahun 2021, Nana mendapat amanah sebagai Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Kramatmulya. Namun dunia komunikasi kembali memanggilnya. Tujuh bulan kemudian, ia bertugas di Diskominfo Kuningan sebagai Sub Koordinator Kemitraan dan Komunikasi Media, lalu Pranata Humas Bidang IKP, hingga akhirnya dipercaya menjadi Kabid IKP.
Sebagai Kepala Bidang IKP, Nana menjelaskan sejumlah layanan publik yang dikelola, antara lain penyediaan informasi cepat dan akurat melalui rilis berita di kuningankab.go.id, penguatan kemitraan media massa, layanan PPID, penanganan hoaks, SP4N-LAPOR, serta Lapor Kuningan Melesat bersama Bidang Aptika.
“Termasuk peningkatan literasi digital masyarakat, publikasi OPD, dan penguatan media sosial pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers. “Terima kasih kepada rekan media yang terus membangun Kuningan melalui pemberitaan yang berimbang. Semoga sinergi ini terus terjaga,” ucapnya.
Menurut Nana, profesi wartawan bukan sekadar pekerjaan, melainkan perjuangan yang sarat tantangan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Di sela kesibukannya, Nana tetap gemar membaca dan menulis. Buku fiksi, nonfiksi, hingga sejarah menjadi teman setia. “Fiksi melatih empati, nonfiksi mengasah logika dan analisis,” ungkapnya.
Ia juga mengutip pesan Bupati Kuningan bahwa seorang pemimpin harus memberi teladan, menginspirasi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Nana hidup bersama istrinya Ely Herlina, S.SIP., serta dua anaknya, Aura Ilma Lychandra, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) jurusan Pendidikan Berkebutuhan Khusus, dan Aira Ilmi Lychandra, siswi SMAN 1 Kuningan.
Kepada anak-anaknya, Nana berpesan sebagaimana nasihat Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA, bahwa tidak ada kekayaan yang lebih utama daripada akal dan tidak ada warisan yang lebih baik daripada pendidikan.
Atas amanah jabatan yang diterimanya, Nana menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. atas kepercayaan yang diberikan.
“Saya akan berusaha optimal menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas untuk memberikan pelayanan yang berdampak bagi Kuningan Melesat,” tegasnya.
“Terima kasih kepada orang tua, keluarga, para guru, sahabat, pimpinan, rekan, dan mitra kerja. Mohon doa agar amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya. Karena amanah adalah ujian. Bismillahirrahmanirrahim,” pungkasnya.***





Tinggalkan Balasan