KUNINGAN(VOX) – Sinergi antara Polres Kuningan dan Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali ditunjukkan melalui kegiatan penanaman jagung serentak yang digelar di 27 lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Kuningan, Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari penanaman jagung serentak se Jawa Barat dengan total luas mencapai 750 hektare yang diinisiasi oleh Polda Jawa Barat dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional.

Salah satu lokasi utama penanaman berlangsung di Desa Gunung Keling Kecamatan Cigugur. Di lokasi tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar SIK MSI melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas sekitar 0,42 hektare yang terhubung melalui zoom meeting dengan jajaran Polda Jawa Barat dan kabupaten kota lainnya.

Secara keseluruhan, penanaman jagung serentak di Kabupaten Kuningan dilaksanakan di 27 titik lokasi dengan total luas lahan mencapai sekitar 22,5 hektare. Kegiatan ini melibatkan jajaran Polres Kuningan, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, Perhutani KPH Kuningan, Bulog, hingga perwakilan Badan Pusat Statistik.

Meski digelar di tengah kondisi hujan, proses penanaman tetap berjalan lancar. Bahkan kondisi tersebut dinilai mendukung fase awal pertumbuhan tanaman jagung. Seluruh unsur yang terlibat langsung turun ke lahan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan strategis nasional. “Penanaman jagung serentak se Jawa Barat dengan total luas 750 hektare ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Di Kabupaten Kuningan sendiri kami laksanakan di 27 lokasi dengan harapan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif dan meningkatkan pendapatan petani,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung program swasembada pangan dengan tidak membiarkan lahan produktif terbengkalai. Menurutnya, sebagai negara agraris, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor pertanian yang harus dimaksimalkan bersama.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah MSI menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. “Penanaman ini tidak berhenti pada seremoni. Kami memastikan adanya pendampingan berkelanjutan mulai dari tanam, pemeliharaan, hingga panen. Jagung merupakan komoditas strategis yang berperan penting bagi ketahanan pangan dan perekonomian petani,” katanya.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produksi jagung di Kabupaten Kuningan sekaligus memperkuat ketahanan pangan Jawa Barat dan nasional secara berkelanjutan.***