KUNINGAN,(VOX) – Jumlah wisatawan mancanegara yang menginap di hotel bintang di Kabupaten Kuningan mengalami lonjakan tajam pada Januari 2026. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan mencatat kunjungan wisatawan asing mencapai 19 kunjungan, meningkat drastis dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya sebanyak 7 kunjungan.

Kenaikan tersebut setara dengan pertumbuhan sekitar 171,43 persen secara bulanan. Meskipun secara jumlah masih relatif kecil, tren ini menunjukkan adanya pergerakan positif pada sektor pariwisata internasional di daerah tersebut.

Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara justru mengalami sedikit penurunan. Sepanjang Januari 2026 tercatat sebanyak 296.765 perjalanan wisatawan domestik menuju Kabupaten Kuningan. Angka ini turun tipis sekitar 0,01 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 301.138 perjalanan.

Data yang dirilis BPS juga menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan tidak langsung berdampak pada tingkat hunian kamar hotel. Tingkat Penghunian Kamar hotel gabungan bintang dan nonbintang di Kabupaten Kuningan pada Januari 2026 tercatat sebesar 32,97 persen. Angka tersebut turun 4,67 poin dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 37,64 persen.

Penurunan paling terasa terjadi pada hotel berbintang. Tingkat hunian kamar hotel bintang pada Januari 2026 berada di angka 39,09 persen, turun cukup tajam dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 49,94 persen.

Sementara itu, tingkat hunian kamar hotel nonbintang juga mengalami penurunan meskipun tidak terlalu besar. Pada Januari 2026 tingkat hunian tercatat sebesar 24,71 persen, turun dari 26,58 persen pada Desember 2025.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan menilai fluktuasi tersebut merupakan dinamika yang lazim terjadi dalam sektor pariwisata, terutama setelah periode libur panjang akhir tahun.

“Perubahan jumlah perjalanan wisatawan dan tingkat hunian hotel sangat dipengaruhi oleh musim liburan serta aktivitas perjalanan masyarakat. Setelah momentum libur akhir tahun biasanya terjadi penyesuaian pada awal tahun,” ujar pihak BPS Kabupaten Kuningan dalam rilis resmi yang diterbitkan pada 5 Maret 2026.

Data ini sekaligus menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata untuk membaca tren kunjungan wisata di awal tahun. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan asing, peluang pengembangan sektor pariwisata Kuningan dinilai masih terbuka, terutama jika didukung promosi destinasi dan penguatan fasilitas wisata.***