KUNINGAN(VOX) – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (HIMATIK) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) melaksanakan kegiatan studi banding ke IPB Cirebon bersama Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer(HIMATIK). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10/01/2025. Dandiikuti oleh Ketua Umum, Wakil Ketua, serta jajaran pengurus HIMATIK UM Kuningan periode 2025–2026.

Studi banding tersebut menjadi momentum penting bagi HIMATIK UM Kuningan karena merupakan pengalaman pertama melaksanakan agenda organisasi ke luar kampus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk bertukar gagasan terkait program kerja, sistem kepengurusan, serta penguatan budaya organisasi antarhimpunan.

Ketua Departemen Diplomasi Sosial dan Budaya HIMATIK UM Kuningan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Sulaeman, menegaskan bahwa studi banding ini merupakan langkah awal membangun hubungan jangka panjang antar kader lintas institusi.

“Studi banding ini bukan sekadar agenda formal. Lebih dari itu, ini adalah upaya membangun hubungan emosional serta budaya organisasi yang sehat demi keberlanjutan HIMATIK di masa depan,” ujar Sulaeman dalam sambutannya.

Pemilihan IPB Cirebon sebagai tujuan studi banding didasarkan pada hubungan baik yang telah terjalin sebelumnya. Pada tahun 2024 lalu, HIMATIK IPB Cirebon tercatat pernah melakukan kunjungan balasan ke Universitas Muhammadiyah Kuningan. Dukungan dari para demisioner dan alumni HIMATIK juga menjadi motivasi agar jalinan persaudaraan antarorganisasi tetap terjaga dan berkembang.

Wakil Ketua HIMATIK UM Kuningan, Sobar Prian Hidayatna, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menjadi jembatan kesinambungan hubungan antarkader HIMATIK lintas kampus.

“Silaturahmi ini kami harapkan tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat berkembang menjadi sinergi yang lebih solid dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum HIMATIK UM Kuningan, Sendy Purnama, menilai studi banding ini sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan organisasi secara kolektif, baik dari sisi manajerial maupun peningkatan kualitas sumber daya kader.

Selain diskusi dan pemaparan program kerja, kegiatan studi banding juga dirangkaikan dengan aktivitas kebersamaan yang bersifat informal. Suasana tersebut dinilai efektif mencairkan interaksi antar pengurus serta memperkuat ikatan emosional, sehingga nilai persaudaraan tidak hanya terbangun secara struktural, tetapi juga kultural.

Melalui kegiatan ini, HIMATIK UM Kuningan berharap nilai kolaborasi, inovasi, dan solidaritas antarmahasiswa dapat terus tumbuh sebagai fondasi kuat dalam pengembangan organisasi kemahasiswaan di masa mendatang.***