KUNINGAN (VOX) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri sekaligus menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kuningan pada Sabtu (3/1/2026). Upacara digelar di Lapangan MAN 2 Kuningan, Jalan Raya Siliwangi No.108, Ciawigebang, dan diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan.

Upacara diikuti oleh jajaran ASN Kemenag, unsur Forkopimda, tokoh agama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini menjadi refleksi penting atas peran Kementerian Agama dalam membangun kehidupan sosial yang religius, moderat, dan harmonis.

Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyatakan bahwa peringatan HAB bukanlah sekadar seremoni tahunan. Namun lebih merupakan momen refleksi panjang atas pengabdian Kemenag RI dalam menjaga kerukunan umat beragama serta menguatkan nilai-nilai keimanan dan kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat.

“Selama delapan dekade, Kementerian Agama telah menjadi pilar penting dalam memperkokoh persatuan bangsa, memperkuat nilai keimanan, dan membangun karakter umat melalui pendidikan serta pelayanan keagamaan,” ujar Bupati.

Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Kuningan atas dedikasi dan sinergi yang telah terjalin selama ini dengan Pemerintah Daerah. Ia menegaskan, sinergi tersebut berkontribusi besar terhadap terciptanya kehidupan sosial yang berlandaskan nilai keagamaan, kebangsaan, dan harmonisasi antar umat beragama.

Bupati juga menyoroti komitmen sosial jajaran Kemenag Kuningan yang aktif terlibat dalam aksi kemanusiaan. Dari laporan yang diterima, donasi dari pegawai Kemenag Kuningan untuk korban bencana alam di Pulau Sumatra mencapai ± Rp105 juta.

Tak hanya itu, secara umum ASN Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama masyarakat berhasil menghimpun donasi melalui BAZNAS sebesar ± Rp1,1 miliar, dengan rincian sebagai berikut:

  • Rp800 juta telah disalurkan ke BAZNAS Pusat
  • Rp300 juta dialokasikan untuk penanganan korban bencana di wilayah Kabupaten Kuningan

Bupati menilai angka-angka tersebut bukan sekadar nominal, tetapi merupakan cerminan empati, solidaritas, dan semangat gotong groyong masyarakat dan ASN.

“Kementerian Agama hadir tidak hanya dalam urusan administratif, tetapi juga berada di garda terdepan aksi kemanusiaan,” tambahnya.

Upacara peringatan HAB ke-80 ini sekaligus menjadi penegas komitmen Kementerian Agama untuk terus berkontribusi dalam:

  • menjaga harmoni kehidupan beragama
  • memperkuat peran sosial di masyarakat
  • keberpihakan pada nilai agama dan kebangsaan
  • pengabdian kepada bangsa dan negara

Momentum ini mengingatkan bahwa Kemenag tidak hanya sebagai lembaga administratif, tetapi aktor penting dalam kehidupan sosial dan spiritual bangsa.***