
KUNINGAN, (VOX) – Rencana aksi yang akan digelar Komite Pemuda Asli Kuningan (KOMPAK) di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Kamis (4/12/2025), dipastikan batal. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Fery, kepada Vox melalui percakapan WhatsApp.
“Iya kang, aksi hari ini nggak jadi. Bentrok dengan acara lain,” ujar Fery singkat ketika ditanya soal kesiapan aksi yang sebelumnya diberitahukan melalui surat resmi kepada Polres Kuningan.
Meski batal, pihak Dinas Pendidikan mengaku telah mengetahui adanya surat pemberitahuan aksi tersebut. Salah satu pejabat Dinas Pendidikan yang berhasil dikonfirmasi Vox mengatakan bahwa sejak pagi mereka memantau kondisi sekitar kantor. Hingga berita ini diturunkan, tidak tampak adanya pergerakan massa.
“Kami sudah dengar soal suratnya. Tapi sampai sekarang sepertinya massa belum terlihat di sekitar Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Sebelumnya, aksi ini direncanakan untuk menyuarakan sorotan terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat Tahun 2024 terkait pengelolaan anggaran pendidikan, mulai dari selisih belanja listrik, air, internet di sejumlah sekolah, pertanggungjawaban BOS yang tidak lengkap, hingga kekurangan volume pekerjaan rehabilitasi sekolah.

Dalam suratnya KOMPAK dengan tegas menyatakan aksi ini akan dihadiri 200 orang massa, bertempat di Depan Dinas Pendidikan serta akan membawa mobil komando, toa, spanduk, pamflet dan ban bekas.
Dengan batalnya aksi hari ini, belum dipastikan kapan KOMPAK akan menjadwalkan ulang aksi tersebut. Publik diperkirakan tetap menunggu tindak lanjut dan klarifikasi dari berbagai pihak, terutama mengingat temuan BPK menyangkut anggaran pendidikan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat.***










Tinggalkan Balasan