
KUNINGAN, (VOX) – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Perguruan Pencak Silat Bima Suci Kabupaten Kuningan diawali dengan kegiatan ziarah ke makam para pendiri dan maha guru pada Jumat pagi 16 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi atas perjalanan panjang perguruan dalam menjaga nilai tradisi dan kedisiplinan pencak silat.
Ziarah dilakukan ke tiga lokasi pemakaman yang berbeda. Rombongan mendatangi makam Almarhum H. A Mad Saleh selaku Maha Guru di TPU Astana Gede Cipicung, makam Almarhum Mamat Komarudin Rahmat di TPU Tanjung Sari Purwawinangun, serta makam Almarhum Rudiyanto sebagai pendiri perguruan di TPU Awirarangan. Ketiga tokoh tersebut dinilai memiliki peran sentral dalam pembentukan dan pengembangan Bima Suci di Kabupaten Kuningan.
Kegiatan diawali dengan berkumpul di padepokan perguruan dan diikuti oleh seluruh unsur organisasi, mulai dari guru besar, dewan guru, pembina, pengurus, hingga anggota. Suasana berlangsung khidmat dengan doa bersama sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pendahulu.
Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Bima Suci Kabupaten Kuningan, Ir. Toto Suripto, menegaskan bahwa ziarah merupakan bagian esensial dari peringatan milad.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenang perjuangan para pendahulu, menghormati jasa mereka, serta memanjatkan doa agar nilai dan ajaran yang diwariskan tetap membawa keberkahan bagi seluruh anggota,” ujarnya.

Selain ziarah, perguruan telah menyiapkan sejumlah agenda menuju puncak perayaan. Latihan gabungan dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2026 di kawasan Jalan Siliwangi Kuningan, diikuti oleh seluruh anggota. Kegiatan sosial berupa donor darah direncanakan pada 7 Februari 2026 di padepokan perguruan. Puncak peringatan akan digelar pada 8 Februari 2026 dengan rangkaian santunan anak yatim dan dhuafa, tabligh akbar, pemberian penghargaan bagi atlet berprestasi, serta pentas seni pencak silat.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kekeluargaan yang kokoh di lingkungan Perguruan Pencak Silat Bima Suci,” kata Toto menutup pernyataannya.***











Tinggalkan Balasan