KUNINGAN(VOX) – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) secara resmi melepas Pawai Tarhib dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana Car Free Day di wilayah Kuningan tersebut berjalan meriah dan penuh semangat kebersamaan masyarakat.

Acara diawali sambutan Ketua BKPRMI Kabupaten Kuningan, Aina Heri Kosasih, yang membakar semangat peserta melalui yel-yel kebersamaan.

“GOW DMI BKPRMI!” serunya, yang langsung dijawab peserta dengan penuh antusias, “Semangat!” disusul pekikan “Kuningan!” dan dijawab lantang, “Melesat!”

Dalam sambutannya, Aina Heri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan puncak rangkaian program kolaborasi antara GOW, DMI, dan BKPRMI yang telah dimulai sejak Desember lalu, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu di kawasan Sanggariang.

Sebelumnya, panitia telah melaksanakan program Shalat Subuh Berjamaah selama dua hari pada 16–17 Januari serta gerakan bersih-bersih masjid selama satu pekan. Program tersebut mendapat respons positif dari generasi muda dan pengurus DKM se-Kabupaten Kuningan.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masjid harus terus hidup dengan jamaah dan kegiatan yang positif,” ujarnya.

Pada puncak kegiatan Syiarul Islam, panitia juga mengumumkan masjid-masjid terbaik berdasarkan kategori Shalat Subuh berjamaah, kebersihan masjid, jumlah jamaah, hingga program Jumat Berkah.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk DMI, BKPRMI, GOW, Kementerian Agama, para DKM, organisasi perempuan, serta Forkopimda Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi masjid dan mushola lainnya untuk menghadirkan inovasi program yang mampu menarik minat generasi muda memakmurkan masjid.

“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pawai Tarhib bukan sekadar tradisi, melainkan media syiar Islam dan sarana memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan semangat memperbanyak amal kebaikan,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, menandai kesiapan masyarakat Kabupaten Kuningan dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan semangat kebersamaan serta keimanan yang semakin kuat.***

Deskripsi Iklan Anda