KUNINGAN, (VOX) – Perusahaan Umum Daerah Air Minum PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan mengambil langkah strategis menjelang bulan suci Ramadhan. Sebanyak 696 tempat ibadah, terdiri dari masjid dan mushola yang tercatat sebagai pelanggan aktif, dibebaskan dari tagihan air selama Ramadhan.

Kebijakan ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat dalam menjalankan ibadah. Momentum Ramadhan dinilai sebagai waktu di mana aktivitas keagamaan meningkat signifikan, mulai dari wudhu, shalat berjamaah, hingga kegiatan sosial di lingkungan masjid.

Manajemen PAM Tirta Kamuning menyatakan bahwa pembebasan tagihan ini merupakan komitmen sosial perusahaan daerah untuk hadir langsung di tengah kebutuhan masyarakat.

“Program ini kami hadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ibadah selama Ramadhan. Kami ingin memastikan masjid dan mushola dapat beroperasi dengan optimal tanpa terbebani biaya air,” demikian keterangan manajemen.

Tidak berhenti pada kebijakan sosial, perusahaan juga melakukan langkah teknis dengan mengoptimalkan sejumlah sumber air baku baru. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi air selama Ramadhan hingga puncak libur Idul Fitri.
Berikut sumber air baku baru yang telah dimanfaatkan:

Mata Air Cibangir
Memiliki debit 20 liter per detik dan menjadi salah satu tulang punggung tambahan pasokan untuk wilayah perkotaan.

Mata Air Cijalatong
Berlokasi di perbatasan Kelurahan Cipari dan Winduherang, sumber ini menyumbang debit 15 liter per detik.

Mata Air Cilukutuk
Terletak di Desa Cileuley dengan debit 20 liter per detik, memperkuat suplai air untuk Kota Kuningan.

Penambahan total debit dari tiga sumber tersebut diharapkan mampu mengurangi distribusi air bergilir yang sebelumnya masih terjadi di beberapa wilayah. Optimalisasi ini juga menyasar peningkatan kualitas air serta stabilitas jam pelayanan.

Manajemen menegaskan bahwa penguatan infrastruktur air bersih bukan hanya soal pelayanan, tetapi juga bagian dari kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kuningan.

“Kami terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan, sekaligus memperluas sambungan pelanggan baru sebagai bagian dari penguatan kinerja perusahaan daerah,” lanjut keterangan tersebut.

Dengan kombinasi kebijakan sosial dan penguatan teknis, PAM Tirta Kamuning menargetkan pelayanan air bersih yang lebih stabil selama Ramadhan dan Idul Fitri. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pengelolaan air bersih bukan sekadar layanan dasar, tetapi fondasi kesejahteraan masyarakat Kuningan secara berkelanjutan.***