KUNINGAN (VOX) – Dalam upaya meningkatkan disiplin serta kepatuhan hukum prajurit, Kodim 0615/Kuningan melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) bersama Sub Denpom III/3-6 Kuningan (Waspada Wira Kujang), Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapten Cpm Dulmin dari Sub Denpom III/3-6 Kuningan, Letda Inf Dedi Mahmudi selaku Pgs. Danunit 0615/Kuningan, Peltu Leza sebagai Batih Intel Kodim 0615/Kuningan, serta Serma Lukman selaku Danru Provost Kodim 0615/Kuningan.
Kapten Cpm Dulmin menjelaskan bahwa Operasi Gaktib merupakan program rutin Polisi Militer TNI AD yang bertujuan tidak hanya menemukan pelanggaran, tetapi juga sebagai langkah preventif dan pembinaan terhadap prajurit.
“Sebagai aparat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, prajurit Kodim 0615/Kuningan harus menjadi teladan. Disiplin adalah nafas prajurit, tanpa itu soliditas dan profesionalisme tidak akan optimal,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi perorangan seperti KTA, SIM, dan STNK, kerapihan dan sikap tampang prajurit, kepatuhan berlalu lintas, serta pencegahan pelanggaran seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, dan pinjaman online ilegal.
Selama pelaksanaan, petugas melakukan pemeriksaan dokumen, atribut dinas, hingga kepatuhan terhadap aturan disiplin militer. Dari hasil pemeriksaan, masih ditemukan beberapa personel yang masa berlaku SIM dan STNK kendaraan telah habis dan belum diperpanjang.
Operasi Gaktib ini menjadi bagian dari pembinaan internal untuk menjaga profesionalisme prajurit sekaligus mempertahankan citra positif institusi TNI AD di tengah masyarakat. Setiap pelanggaran yang ditemukan akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapten Cpm Dulmin juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku, baik saat berdinas maupun di luar dinas.
“Jadikanlah diri kalian sebagai teladan yang baik. Perilaku dan sikap kita di luar dinas juga mewakili institusi TNI AD. Mari kita bersama-sama menjaga nama baik korps dan negara dengan disiplin yang tinggi dan kepatuhan terhadap hukum,” tegasnya.***





Tinggalkan Balasan