
KUNINGAN, (VOX) – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tanggap darurat terhadap bahaya kebakaran, Hotel Santika Premiere Linggarjati Kuningan menggelar kegiatan fire drill (latihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran), pada Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 4 Tahun 2022 tentang perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2010 mengenai pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di Kabupaten Kuningan. Selain itu, pelatihan juga berpedoman pada Surat Edaran Bupati Kuningan Nomor 300./210/Satpol PP tertanggal 22 Januari 2022, serta surat permohonan dari Chief Engineering Hotel Santika Premiere Linggarjati Kuningan.
Fire drill yang berlangsung di Jalan Raya Linggarjati, Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir sekitar 12.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan memberikan materi tentang formulasi penyusunan Tim K3 (Keselamatan, Kesehatan, dan Kecelakaan Kerja), serta pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan sistem hydrant.
Simulasi langsung dilakukan oleh pemateri dari UPT Damkar Satpol PP Kuningan bersama enam anggota regu 3 dan staf Tata Usaha (TU). Peserta pelatihan, yang merupakan Tim K3 internal hotel, tampak antusias mengikuti setiap tahap kegiatan mulai dari pemaparan teori hingga praktik lapangan.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh karyawan memahami prosedur keselamatan kerja dan mampu bertindak cepat jika terjadi kebakaran di lingkungan hotel,” ujar salah satu instruktur UPT Damkar Satpol PP Kuningan.
Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Namun, dari hasil evaluasi ditemukan beberapa kekurangan pada peralatan keselamatan yang perlu segera dipenuhi oleh pihak manajemen hotel agar standar keselamatan dapat terpenuhi secara optimal.
Secara umum, Tim K3 Hotel Santika Premiere Linggarjati dinilai sudah cukup memahami proses pemadaman api menggunakan APAR dan hydrant.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran manajemen dan karyawan hotel semakin siap menghadapi potensi kebakaran serta dapat menjadi contoh penerapan budaya keselamatan kerja di sektor perhotelan di Kabupaten Kuningan.***












Tinggalkan Balasan