KUNINGAN, (VOX) – Tahapan Seleksi Calon Rektor UNIKU periode 2026–2030 mulai menarik perhatian publik kampus. Di tengah proses resmi yang sedang berlangsung, Voxpopuli membuka polling non-resmi di saluran WhatsApp untuk membaca suara mahasiswa serta netizen mengenai siapa calon rektor favorit mereka. Polling hari pertama ini bersifat independen dan tidak memengaruhi mekanisme seleksi di internal universitas. Hasilnya sekadar potret opini publik yang bergerak dinamis.

Hingga pukul 08.25 WIB pada hari pertama, perolehan suara menunjukkan dominasi yang sangat mencolok. Dr. Novi Satria Praja, M.Pd. memimpin jauh dengan 287 suara, mengukuhkan dirinya sebagai figur yang paling banyak dipilih oleh peserta polling awal.

Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si. berada di posisi kedua dengan 28 suara, disusul Dr. Ilham Adhya, M.Si. yang mengumpulkan 12 suara. Di bawahnya, Dr. Lili Karmela Fitriani, M.Si. meraih 7 suara dan Dr. Dede Djuniardi, MM. memperoleh 4 suara.

Distribusi suara di hari pertama memperlihatkan kecenderungan dukungan yang kuat terhadap Dr. Novi, meskipun preferensi publik sangat mungkin berubah seiring bertambahnya partisipasi. Polling ini akan tetap dibuka hingga Senin, 8 Desember 2025, dan Voxpopuli akan terus memperbarui data untuk menghadirkan gambaran paling objektif tentang suara mahasiswa dan netizen.

Terlepas dari hasil polling, keputusan akhir pemilihan rektor tetap berada pada mekanisme resmi yang dijalankan senat universitas. Polling Vox ini menjadi ruang alternatif untuk memberi suara pada publik kampus sebuah barometer mini tentang harapan mereka terhadap arah masa depan UNIKU.***