KUNINGAN(VOX) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan pentingnya transformasi koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen Karyawan Pemerintah Daerah (KOKAPPEMDAGRI) Kabupaten Kuningan Tahun Buku 2023, Selasa (10/2/2026) yang diikuti ratusan anggota dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus dan pengawas koperasi atas terselenggaranya RAT sebagai forum tertinggi dalam tata kelola koperasi. Ia menekankan bahwa pelaksanaan RAT menjadi salah satu indikator kesehatan organisasi koperasi, di samping laporan pertanggungjawaban yang diterima anggota serta pembagian sisa hasil usaha (SHU).

Menurut Bupati, koperasi tidak boleh terjebak pada pola lama dan sekadar rutinitas. Ia mendorong agar pengelolaan koperasi diisi oleh sumber daya manusia yang memiliki jiwa kewirausahaan dan kemampuan adaptasi teknologi. Di tengah persaingan dengan usaha rintisan berbasis digital, koperasi dituntut bertransformasi menjadi lembaga ekonomi modern dengan manajemen profesional.

Bupati juga menyoroti pentingnya kedisiplinan anggota dalam memenuhi kewajiban pinjaman. Ia mengingatkan bahwa tunggakan pinjaman dapat berdampak langsung terhadap kinerja koperasi dan nilai SHU yang diterima anggota. Karena itu, ia meminta pengurus untuk memperkuat tata kelola dan koordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan kondisi fiskal daerah yang tengah dibenahi pemerintah. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah melakukan berbagai langkah penyesuaian anggaran demi memulihkan kesehatan keuangan daerah, termasuk efisiensi belanja. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan membaiknya indikator ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta progres pelunasan kewajiban keuangan daerah.

“Menjadi pemimpin harus siap menghadapi kritik. Namun selama kebijakan diambil demi kebaikan masyarakat, maka harus dijalankan dengan tanggung jawab,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dana bantuan pendidikan bagi anak anggota koperasi yang berprestasi. Bantuan tersebut diberikan kepada Albinsyah Pradipta dari SD Negeri 1 Kadugede, Cettta Khairunisa dari SMP Negeri 3 Kuningan, Fana Putri Ramadhania dari SMP Jalaksana, serta Alfia Melza Ramayanti dari SMA Negeri 1 Kuningan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kuningan didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian, Ketua KOKAPPEMDAGRI, Ketua Dekopin Daerah Kabupaten Kuningan, serta Ketua PKPRI. Momen ini menjadi bentuk kepedulian koperasi terhadap dunia pendidikan sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi.

Sementara itu, Ketua Pengurus KOKARPEMDAGRI, Otang Setiawan, melaporkan bahwa koperasi saat ini memiliki 522 anggota. Pelaksanaan RAT dilakukan dengan sistem perwakilan karena keterbatasan tempat dan anggaran, dengan 300 undangan dan 185 anggota tercatat hadir. Ia menjelaskan rangkaian agenda RAT meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus dan badan pengawas, pembahasan program kerja serta rencana anggaran koperasi tahun berikutnya.

Selain agenda utama, koperasi juga menyalurkan bantuan pendidikan bagi anak anggota yang berprestasi dari jenjang SD hingga SMA, serta pembagian SHU dan doorprize hasil kerja sama dengan sejumlah sponsor lokal.

Melalui pelaksanaan RAT ini, pengurus berharap partisipasi anggota terus meningkat sehingga koperasi semakin kuat, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.***

Deskripsi Iklan Anda