
VOXPOPULI.CO.ID – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyambangi warga Desa Subang, Kecamatan Subang, dalam kegiatan Bupati Saba Lembur, Selasa (8/9/2026).
Kehadiran Dian di wilayah tersebut terasa istimewa karena Subang merupakan kampung halaman keluarganya. Dalam sambutannya, Dian mengaku senang dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat.
“Dina dinten ayeuna, abdi ngaraos bingah tiasa silaturahmi ka kampung halaman. Abdi turunan Subang. Alhamdulillah ti kamari abdi dua dinten muter di Subang, bingah kabina-bina tiasa silaturahmi sareng para wargi sadaya,” ujar Dian.
Dalam kesempatan tersebut, Dian menyampaikan pentingnya kepala dinas dan camat lebih sering turun langsung ke lapangan. Menurutnya, pemerintah harus mendengar secara langsung keinginan, keluhan dan kebutuhan masyarakat.
“Abdi ngadorong ka rerencangan kepala dinas, para camat, supados sering-sering turun ka lapangan. Supados urang tiasa ngadangukeun naon anu jadi kahoyong masyarakat,” katanya.

Dian mengatakan, komunikasi langsung antara pemerintah dengan masyarakat diperlukan agar tidak terjadi miskomunikasi mengenai program pembangunan.
Ia mengaku telah berdiskusi dengan Dinas PUTR serta perangkat daerah terkait perumahan dan permukiman mengenai sejumlah program yang akan digulirkan di Kecamatan Subang, Cibadak dan Selajambe.
Dalam pertemuan dengan para kepala desa, persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan kepada dirinya.
Dian memastikan aspirasi tersebut akan diteruskan dan dikoordinasikan bersama jajaran pemerintah daerah.
“Insyaallah, Kuningan Selatan anu kamari baris didugikeun ku para kuwu, ku abdi bade diteruskeun sareng rengrengan,” ucapnya.
Dian juga mengungkapkan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kuningan.
Ia menyebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah mendengarkan kebutuhan pembangunan Kuningan, termasuk persoalan infrastruktur jalan. Bantuan tersebut disebut mencapai kurang lebih Rp100 miliar untuk perbaikan jalan.
“Insyaallah, tahun ieu seur bantuan ti pagubernur kanggo ngabantu infrastruktur di Kabupaten Kuningan, termasuk tahun engke, dipasihan ku Pak Dede kurang langkung 100 miliar kanggo perbaikan jalan-jalan,” ujar Dian.
Selain pembangunan infrastruktur, Bupati Saba Lembur di Desa Subang juga menghadirkan berbagai pelayanan langsung bagi masyarakat.
Di antaranya pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP dan kartu keluarga, perbaikan data desil 1, serta gerakan pangan murah.
Berbagai kebutuhan pokok dan sayuran juga disediakan melalui kegiatan tersebut.
Dian mengaku senang melihat pelayanan pemerintah dapat langsung hadir di tengah masyarakat. Ia bahkan berharap program serupa dapat dilaksanakan secara rutin di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan.
“Upami ieu program ieu sae, ku abdi diteruskeun secara rutin,” katanya.
Kegiatan Bupati Saba Lembur juga diisi dengan berbagai kesenian tradisional khas daerah. Dian menilai pelestarian budaya penting dilakukan karena generasi muda saat ini semakin dekat dengan gadget dan berpotensi semakin jauh dari tradisi daerah.
Penampilan kacapi dan tari tradisional menjadi bagian dari kegiatan malam tersebut.
Dian berharap kesenian tradisional tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan nilai edukasi kepada generasi muda.
“Sanes sekedar tontonan tapi ge tuntunan,” tuturnya.
Di hadapan masyarakat, Dian juga meminta doa dan dukungan untuk menjalankan pemerintahan bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani.
Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan selama kepemimpinannya yang baru berjalan sekitar satu setengah tahun.
“Abdi nembe sataun setengah. Begitu banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Abdi sareng Bu Tuti moal tiasa nuntaskeun segala pekerjaan rumah, upami urang sadaya teu silihrojong,” ungkapnya.
Menurut Dian, pemerintah tidak mungkin membangun Kabupaten Kuningan sendirian. Dukungan dan kerja sama masyarakat menjadi bagian penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
“Ieu sanes sekedar silaturahmi saleresna, tapi memastikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan ku urang henteu meunang aya satupun anu tertinggal,” tegasnya.
Dian pun memastikan agenda turun ke masyarakat melalui Bupati Saba Lembur akan terus dilakukan di berbagai wilayah Kuningan.
Setelah Kecamatan Subang, agenda tersebut dijadwalkan berlanjut ke wilayah Kuningan Utara, tepatnya Desa Mandirancan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.***









Tinggalkan Balasan