
KUNINGAN, (VOX) – Sejumlah influencer lokal Kuningan yang terlibat dalam kegiatan MelonFest Kuningan melakukan audiensi dengan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., untuk menyampaikan keresahan terkait kewajiban pembayaran yang belum diselesaikan oleh pihak penyelenggara.
Dalam pertemuan tersebut, para influencer menyampaikan bahwa mereka telah menjalankan seluruh kewajiban promosi dan publikasi sesuai kontrak kerja sama yang disepakati bersama panitia MelonFest. Namun, hingga saat ini, belum ada tindak lanjut pembayaran dari pihak penyelenggara sebagaimana tertuang dalam kontrak.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi tersebut, mengingat kegiatan MelonFest membawa nama baik Kabupaten Kuningan. Beliau menegaskan akan membahas persoalan ini bersama pihak terkait, termasuk penanggung jawab MelonFest, Kang Pipin, untuk mencari solusi terbaik. “Pak Bupati menyampaikan bahwa persoalan ini akan dirapatkan dan dikomunikasikan langsung dengan pihak penyelenggara agar ada kejelasan dan penyelesaian yang adil bagi semua pihak,” ujar salah satu perwakilan influencer.
Selain itu, para influencer berharap agar pihak MelonFest memberikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang muncul di ruang publik, serta segera melunasi kewajiban kepada seluruh pihak yang terlibat, baik influencer, media pendukung, maupun event ambassador.
“Harapan kami sederhana, hak kami sebagai mitra promosi segera dipenuhi, dan pihak MelonFest terutama Kang Pipin bisa bertanggung jawab dengan membuat klarifikasi dan permohonan maaf terbuka atas situasi yang sudah terjadi,” lanjutnya.

Para influencer juga menegaskan bahwa persoalan ini seharusnya menjadi pembelajaran penting bagi penyelenggaraan event di Kuningan ke depan, terutama bagi kegiatan yang membawa nama daerah, agar dijalankan secara profesional, transparan, dan menghargai semua pihak yang berkontribusi.***











Tinggalkan Balasan