KUNINGAN(VOX) – Momen kebersamaan dan kepedulian kembali terlihat di Kabupaten Kuningan. Seorang pedagang Bakso Malang merasakan kebahagiaan tak terlupakan setelah seluruh dagangannya diborong oleh Bupati Kuningan dalam acara nonton bareng (nobar) Persib Bandung VS PSBS Biak yang digelar di Pendopo Kabupaten Kuningan, minggu (25/01/2026).

Kehadiran Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dalam kegiatan nobar tersebut tidak hanya menyatukan antusiasme warga dalam mendukung Persib Bandung, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata terhadap pelaku usaha kecil.

Pedagang Bakso Malang yang sehari-hari berjualan dilingkungan Masjid Agung Syiarul Islam itu mengaku terkejut sekaligus terharu saat mengetahui dagangannya dibeli habis oleh orang nomor satu di Kabupaten Kuningan. Dengan wajah sumringah, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka dagangan saya habis diborong. Terima kasih banyak kepada Bapa Bupati Kuningan. Ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ungkapnya penuh haru.

Acara nobar Persib di Pendopo Kuningan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan pertandingan sambil menikmati suasana kebersamaan yang hangat.

Di tengah euforia pertandingan, aksi Bupati Kuningan memborong dagangan Bakso Malang tersebut menjadi pesan kuat bahwa pemerintah daerah hadir dan peduli terhadap masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.

Langkah sederhana namun bermakna ini dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang humanis, dekat dengan rakyat, dan mampu menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat.

Momen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa Kabupaten Kuningan memiliki nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang kuat. Dukungan terhadap pedagang kecil bukan hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga membangun rasa percaya dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.

Kegiatan seperti nobar yang dikemas dengan sentuhan sosial diharapkan terus menjadi ruang pemersatu antara pemerintah dan masyarakat.

Aksi ini menjadi inspirasi bahwa pemimpin daerah tidak hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga dalam tindakan nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Pelaku UMKM Kuningan berharap Kabupaten Kuningan terus tumbuh sebagai daerah yang ramah terhadap UMKM, pedagang kecil, serta mampu menghadirkan kebijakan dan kegiatan yang mendorong kesejahteraan bersama.

Dengan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, diharapkan Kuningan semakin maju, harmonis, dan sejahtera, serta menjadi daerah yang membanggakan bagi seluruh warganya.***