KUNINGAN, (VOX) – Salah satu peserta seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana, S.Sos., M.Si., menyampaikan komitmennya untuk mendorong reformasi birokrasi yang transparan, cepat, dan efisien. Hal itu disampaikan usai pemaparan calon Sekda berbasis manajemen talenta di BKPSDM Kuningan, Jumat (24/10/2025).

Dalam sesi wawancara, U Kusmana yang juga menjabat sebagai Kadisdik Kuningan itu menegaskan bahwa lamanya proses seleksi bukan persoalan utama. Baginya, yang terpenting adalah bagaimana setiap peserta mampu menunjukkan pengembangan diri dan kapasitas kepemimpinan dalam menjawab tantangan pemerintahan ke depan. “Lama atau sebentar prosesnya bukan persoalan, karena ini tentang pengembangan diri kita sendiri. Banyak hal yang ditanyakan oleh tim penguji, dan saya berusaha menjelaskan sejelas-jelasnya agar tidak sepotong-sepotong. Alhamdulillah, saya merasa mendapat dukungan positif. Mereka menilai, meskipun saya berasal dari Dinas Pendidikan, saya juga memahami persoalan ekonomi, pariwisata, hingga tantangan fiskal yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kuningan lima tahun ke depan,” ujar U Kusmana.

Ia menilai proses seleksi Sekda bukan sekadar formalitas administratif, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara birokrasi dan visi pembangunan daerah.“Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang komitmen untuk mempercepat reformasi dan memastikan pemerintahan berjalan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

U Kusmana juga menegaskan bahwa posisi Sekda harus menjadi jembatan antara kepentingan politik dan birokrasi, agar setiap kebijakan Bupati & Wabup bisa diterjemahkan secara efektif di lapangan. “Sekda harus mampu berada di tengah-tengah. Menjembatani visi Bupati Wakil Bupati dengan pelaksanaan teknis pemerintahan di lapangan. Itu kuncinya,” tegasnya.

Dalam pemaparannya, Calon Sekda ini menguraikan enam program prioritas yang akan menjadi fokus utama jika dipercaya mengemban amanah sebagai Sekda Kuningan, yaitu:

  1. Reformasi tata kelola birokrasi yang transparan, cepat, dan efisien.
  2. Penguatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
  3. Penanganan pengangguran melalui sinergi sektor pendidikan dan tenaga kerja.
  4. Optimalisasi potensi wisata daerah sebagai penggerak ekonomi rakyat.
  5. Peningkatan disiplin fiskal dan efisiensi anggaran daerah.
  6. Pembinaan karakter ASN yang profesional, berintegritas, dan inovatif.

Menurutnya, keenam program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan riil daerah, sekaligus untuk mendukung 10 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan dalam lima tahun ke depan. “Jika diberikan amanah oleh Allah SWT dan dipercaya oleh Bupati & Wakil Bupati, saya siap menjalankan tanggung jawab itu dengan sungguh-sungguh. Semua program yang saya sampaikan sudah dirancang dengan matang dan siap diterapkan,” ungkapnya.

U Kusmana menjadi salah satu dari 12 peserta yang diundang langsung mengikuti tahapan pemaparan calon Sekda berbasis manajemen talenta. Ia menilai, sistem ini menjadi langkah maju dalam membangun meritokrasi di lingkungan ASN Kuningan.***