VOXPOPULI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kuningan mematangkan persiapan pemulangan jemaah haji tahun 2026 melalui rapat koordinasi lintas instansi yang digelar menjelang kedatangan para tamu Allah ke tanah air.
Berbagai aspek teknis menjadi perhatian dalam rapat tersebut, mulai dari pengaturan kantong parkir, sterilisasi kawasan Kuningan Islamic Center (KIC), rekayasa lalu lintas, hingga penyesuaian jadwal penjemputan jemaah dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, mengatakan seluruh panitia dan instansi terkait telah berupaya menyiapkan proses pemulangan sebaik mungkin agar berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi jemaah maupun keluarga penjemput.

“Panitia penjemputan dan pemulangan memastikan ketertiban, kenyamanan, dan keamanan jemaah haji selama proses berlangsung,” kata Emup kepada VOX, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pemulangan jemaah haji tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas transportasi, hingga unsur pendukung lainnya.

“Sinergi antarinstansi sangat membantu panitia dalam pelaksanaan pemulangan jemaah haji ini,” ujarnya.

Emup juga berharap seluruh jadwal penerbangan dapat berjalan sesuai rencana sehingga proses penjemputan tidak mengalami hambatan.

“Semoga penerbangan tidak mengalami keterlambatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” harapnya.

Selain itu, ia mendoakan agar seluruh jemaah dapat kembali bersama rombongan masing-masing tanpa ada yang tertinggal akibat kondisi kesehatan ataupun kendala lainnya.

“Semoga tidak ada jemaah yang tertinggal dengan rombongan atau kloternya karena sakit maupun sebab lainnya,” ungkap Emup.

Lebih jauh, ia berharap seluruh jemaah asal Kabupaten Kuningan dapat kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Semoga semua jemaah pulang dengan selamat dan menyandang predikat Haji Mabrur,” tuturnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati bahwa pemulangan jemaah haji Kabupaten Kuningan akan dipusatkan di kawasan Kuningan Islamic Center (KIC). Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia telah menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi kendaraan keluarga penjemput.

Area parkir disediakan di sisi utara dan timur masjid, area terbuka, area panahan, sepanjang jalur masuk kawasan KIC sesuai pengaturan petugas, hingga area parkir Kantor Setda Kabupaten Kuningan apabila kapasitas masih memungkinkan. Sementara itu, parkir VIP ditempatkan di sebelah barat Masjid KIC.

Panitia juga menegaskan bahwa area parkir dan lokasi berhenti bus pengangkut jemaah harus steril dari kendaraan lain guna memperlancar proses penurunan dan penerimaan jemaah.

Selain itu, kawasan KIC akan disterilkan sejak pagi hari pada Minggu, 7 Juni 2026. Aktivitas berjualan, keberadaan pedagang kaki lima (PKL), maupun kegiatan lain yang berpotensi mengganggu proses penerimaan jemaah tidak diperkenankan selama kegiatan berlangsung.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan keterlambatan, bus penjemput serta truk pengangkut koper dijadwalkan sudah berada di Bandara Kertajati paling lambat tiga jam sebelum pesawat mendarat.

Untuk Kloter 8, jadwal pendaratan pesawat ditetapkan pukul 12.10 WIB sehingga bus dan truk koper harus sudah berada di bandara pada pukul 09.10 WIB.

Sementara Kloter 39 dijadwalkan mendarat pukul 13.20 WIB, sehingga kendaraan penjemput wajib sudah berada di lokasi pada pukul 10.20 WIB.

Pemkab Kuningan berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat mendukung kelancaran proses pemulangan jemaah haji tahun 2026, sehingga para jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebahagiaan.***