
VOXPOPULI.CO.ID – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menyerahkan bantuan stimulan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam 3 Puspa, yakni Puspa Siliwangi, Puspa Langlangbuana, dan Taman Kota. Penyerahan bantuan berlangsung di kawasan Puspa Langlangbuana, Minggu (19/07).
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan beserta seluruh jajaran yang terus melakukan pembinaan terhadap para pedagang kaki lima serta menghadirkan berbagai upaya untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati mengakui kondisi perekonomian nasional, provinsi hingga daerah saat ini masih memberikan tantangan bagi para pelaku usaha kecil, termasuk pedagang kaki lima. Menurutnya, hal tersebut terlihat dari adanya penurunan jumlah pedagang maupun omzet yang dirasakan sebagian PKL.
Meski demikian, ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kuningan tidak akan tinggal diam. Berbagai langkah pembinaan dan penataan akan terus dilakukan agar para pedagang dapat bertahan sekaligus berkembang.
“Memang kondisi ekonomi hari ini sedang kurang baik. Tapi bukan berarti kami berdiam diri. Kami akan terus berikhtiar dengan berbagai cara sesuai kemampuan pemerintah daerah,” ujar Dian.

Ia menegaskan, kebijakan penataan kawasan PKL bukan dimaksudkan untuk meminggirkan pedagang, melainkan menghadirkan ruang usaha yang lebih layak, tertata, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.
“Penataan ini bukan berarti meminggirkan, justru memanusiakan. Kami ingin teman-teman PKL bisa berdagang dengan lebih layak sehingga sedikit demi sedikit omzetnya meningkat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan Puspa Siliwangi, Puspa Langlangbuana, dan Taman Kota. Penataan akan dilakukan secara bertahap, termasuk mempercantik kawasan melalui penambahan ornamen, pencahayaan, ruang terbuka, serta fasilitas pendukung agar menjadi destinasi kuliner yang lebih menarik.
Ia berharap, seiring membaiknya kondisi keuangan daerah, pembangunan kawasan sentra PKL dapat terus dilanjutkan sehingga memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat.
Selain penataan kawasan, Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menyalurkan bantuan stimulan kepada para PKL. Jika sebelumnya diberikan setiap triwulan, kini bantuan disalurkan setiap semester dengan nominal sebesar Rp600 ribu per penerima.
Menurut Dian, nilai bantuan tersebut memang tidak besar, namun merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro.
“Ini memang tidak seberapa, tetapi sebagai bentuk perhatian dan empati pemerintah. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki sarana dagang, menambah menu baru, ataupun meningkatkan kualitas pelayanan,” tuturnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang ramah kepada pelanggan. Menurutnya, keramahan menjadi salah satu faktor yang dapat membuat pembeli kembali datang.
Ia mendorong seluruh pedagang untuk terus mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi serta menyesuaikan produk dan pelayanan dengan selera masyarakat, khususnya generasi muda.
Selain pelayanan, kebersihan kawasan menjadi perhatian utama. Dian meminta seluruh pedagang ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan dan tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, terutama setelah pelaksanaan Car Free Day yang kerap menghasilkan volume sampah cukup besar.
“Kalau tempat kuliner kotor dan banyak sampah, orang juga akan enggan datang. Karena itu kebersihan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Kuningan, Bupati optimistis berbagai agenda pemerintah akan membawa dampak positif terhadap peningkatan omzet para pedagang.
Ia pun menginstruksikan jajaran pemerintah daerah agar melibatkan para PKL dalam berbagai kegiatan resmi yang akan digelar selama rangkaian peringatan tersebut.
“Silakan libatkan teman-teman PKL dari Puspa Siliwangi, Puspa Langlangbuana, dan Taman Kota dalam berbagai kegiatan pemerintah. Kita saling membantu agar ekonomi masyarakat terus bergerak,” ucapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh pedagang untuk terus menjaga kondusivitas, meningkatkan kualitas pelayanan, mempertahankan kebersihan, serta bersama-sama membangun Kabupaten Kuningan.
“Kuningan adalah tempat kita dibesarkan, tempat kita berusaha, dan tempat kita mencari penghidupan. Mari kita jaga bersama agar Kuningan semakin melesat,” pungkasnya.***












Tinggalkan Balasan