
VOXPOPULI.CO.ID – Pesik Kuningan berhasil mengamankan tiket ke partai final Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah menyingkirkan PSN Ngada melalui drama adu penalti di Stadion Sriwedari, Surakarta, Rabu (8/7/2026). Kemenangan tersebut menjadi bukti ketangguhan mental Laskar Kuda Ciremai yang sempat tertinggal sebelum akhirnya bangkit dan memastikan kemenangan.
Pertandingan baru berjalan lima menit saat PSN Ngada membuka keunggulan melalui gol Basten Due. Tertinggal lebih dulu membuat Pesik meningkatkan intensitas serangan hingga akhirnya memperoleh hadiah penalti pada menit ke-21 setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Mohamad Arozi yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna sehingga skor berubah menjadi 1-1. Kedudukan tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, kedua tim sama-sama bermain terbuka dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, kokohnya pertahanan serta penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat skor tetap bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Dalam babak adu penalti, ketegangan berlangsung hingga penendang terakhir. Penendang kelima PSN Ngada gagal mencetak gol setelah tendangannya membentur mistar gawang. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh eksekutor terakhir Pesik Kuningan yang sukses memastikan kemenangan 5-4 sekaligus mengantar timnya ke partai final.


Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang hadir langsung di Stadion Sriwedari mengaku bangga dengan perjuangan para pemain. Menurutnya, pertandingan berlangsung sangat menegangkan dan menguras emosi sejak awal hingga babak adu penalti.
“Alhamdulillah saya baru saja keluar dari Lapangan Sriwedari Surakarta. Menyaksikan pertandingan yang sangat menegangkan antara Pesik dan PS Ngada. Luar biasa, Kuningan menang dengan susah payah melalui adu penalti. Tadi satu-satu, jadi pertandingan yang sangat berat bagi anak-anak Pesik Kabupaten Kuningan. Tapi dengan mental baja, mereka bertanding dengan gagah berani,” ujar Dian.
Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan karakter kuat para pemain yang tidak menyerah meski sempat berada dalam tekanan.
Dian berharap perjuangan Pesik belum berakhir di semifinal. Ia optimistis Laskar Kuda Ciremai mampu menuntaskan perjuangan di partai final dan mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Kabupaten Kuningan.
“Alhamdulillah, Kuningan akhirnya menaklukkan PS Ngada dengan susah payah melalui adu penalti 5-4. Selamat buat Pesik Kuningan, tinggal satu langkah lagi untuk juara Liga Nasional. Mohon doanya, mudah-mudahan Pesik bisa mencatat sejarah sepak bola, bahwa Kuningan sebagai kiblat sepak bola Jawa Barat sebelah timur akan kita wujudkan. Selamat sekali lagi,” katanya.
Kini Pesik Kuningan tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi Liga 4 Piala Presiden 2026 sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di level nasional.***












Tinggalkan Balasan