KUNINGAN, (VOX) – Menjelang kedatangan Presiden Republik Indonesia ke-6 Pada tanggal 13-14 Februari 2025, aparat keamanan melaksanakan pengamanan maksimal melalui sterilisasi lokasi kegiatan. Tim Jibom Gegana Satbrimob yang tergabung dalam Operasi Bantuan Kendali Operasi (BKO) kepada Polres Kuningan memastikan seluruh titik kunjungan dalam kondisi aman dan terkendali.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan pada pukul 06.30 WIB yang dipimpin AKP Heri Purwanto. Setelah apel, tim bergerak menuju Mapolres Kuningan guna melakukan koordinasi teknis terkait rencana pengamanan kunjungan VVIP.
Setelah koordinasi, Tim Jibom Gegana melanjutkan kegiatan menuju Hotel Santika Premiere Linggarjati yang menjadi lokasi utama agenda kunjungan.
Pada pukul 14.10 WIB, tim melaksanakan sterilisasi menyeluruh di seluruh area hotel. Proses dilakukan secara detail dengan menggunakan prosedur standar pengamanan VVIP untuk memastikan tidak terdapat benda mencurigakan maupun potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya kegiatan kenegaraan.
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat menegaskan bahwa sterilisasi merupakan bagian dari standar operasional pengamanan tamu negara. Pengamanan maksimal dilakukan guna menjamin keselamatan Presiden RI ke-6 beserta rombongan selama berada di wilayah Kuningan.
Sterilisasi ini juga menjadi bentuk sinergi pengamanan antara aparat kepolisian daerah, satuan Brimob, serta unsur pengamanan lainnya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Setelah seluruh rangkaian sterilisasi dinyatakan aman, Tim Jibom Gegana kembali ke markas untuk melaksanakan konsolidasi serta evaluasi kegiatan. Seluruh proses berjalan lancar tanpa ditemukan kendala maupun potensi gangguan keamanan.
Dengan dilaksanakannya sterilisasi ketat ini, seluruh rangkaian kunjungan Presiden RI ke-6 di Kabupaten Kuningan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Pengamanan berlapis yang dilakukan aparat menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan kunjungan pejabat negara. Aparat terus bersinergi dengan instansi terkait guna memastikan kondusivitas wilayah tetap terjaga selama agenda kenegaraan berlangsung.***





Tinggalkan Balasan