
KUNINGAN, (VOX) – Perayaan Anniversary ke-1 Proton FC berlangsung penuh energi dan rasa bangga. Klub futsal yang baru menginjak usia satu tahun ini tampak semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu kekuatan baru di Kuningan bahkan mulai diperhitungkan di Jawa Barat. Kehadiran Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menjadi bentuk pengakuan penting atas perjalanan cepat dan progresif klub muda ini.
Sejumlah tokoh penting pemerintahan dan juga olahraga hadir di acara ini, antara lain Dian Rachmat Yanuar (Bupati Kuningan), Tuti Andriani (Wakil Bupati Kuningan), Herman (Ketua AFP Jabar), Beni (Ketua PSSI Kuningan), Trias (Ketua Koni Kuningan), Coach Panca Pauji (Asisten Pelatih Timnas Futsal Indonesia) dan masih banyak lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas perkembangan Proton FC, yang dinilai telah melampaui ekspektasi klub-klub seusianya.
“Di usia yang seumur jagung, Proton FC telah menorehkan banyak prestasi. Dengan manajemen yang profesional dan kecintaan yang kuat terhadap olahraga, saya yakin Kuningan akan melahirkan banyak atlet nasional dari cabang futsal,” ujar Bupati.
Ia menekankan bahwa prestasi besar selalu bertolak dari fondasi sederhana kerja ikhlas, kecintaan pada olahraga, dan komitmen pada tata kelola profesional. Hal inilah, menurutnya, yang membuat Proton FC menjadi inspirasi bagi pembinaan olahraga di Kuningan.

Keseriusan klub dalam membina talenta muda juga terbukti lewat Proton FC U-10, yang telah meraih berbagai gelar juara di event futsal tingkat Ciayumajakuning. Prestasi ini mempertegas bahwa Proton FC bukan hanya membangun tim kompetitif, tetapi menanam investasi masa depan melalui pembinaan usia dini.
Di panggung Anniversary, Presiden Proton FC, Tony Indra Gunawan, menyampaikan refleksi mendalam tentang perjalanan klub yang sangat cepat namun penuh makna. Ia mengungkapkan bahwa Proton FC sejatinya lahir dari percakapan sederhana di warung kopi.
“Proton bukan hanya sebuah klub. Walaupun lahir dari obrolan warung kopi bersama Dani Iskandar, Dani, dan Gonjes, kini Proton telah menjelma menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Jawa Barat. Yang paling penting, Proton telah berubah menjadi keluarga besar yang solid,” ungkapnya.
Tony menambahkan bahwa perayaan satu tahun ini bukan sekadar momen seremonial, tetapi momentum untuk menatap masa depan dengan rasa percaya diri yang lebih besar.
“Anniversary ini bukan hanya perayaan, tetapi wujud syukur bahwa Proton FC memiliki pondasi pembinaan yang kuat. Kesuksesan tahun pertama ini menjadi energi bagi kami untuk dua tahun mendatang,” ujarnya.
Dengan visi jangka panjang, komitmen pada pembinaan usia dini, dan dukungan pemerintah daerah, Proton FC kini benar-benar tampil sebagai fenomena baru di dunia futsal Kuningan. Klub ini melampaui identitasnya sebagai peserta kompetisi mereka menjelma menjadi gerakan, keluarga, dan kekuatan baru yang membawa harapan bagi generasi muda.***












Tinggalkan Balasan