
VOXPOPULI.CO.ID – SD Negeri 11 Kuningan terus beradaptasi dengan perkembangan era digital. Selain melakukan pembenahan di lingkungan sekolah, SDN 11 Kuningan kini memperkuat kehadirannya di media sosial melalui pengelolaan kanal resmi Instagram, TikTok, dan YouTube.
Media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang untuk mengunggah dokumentasi kegiatan. Bagi SDN 11 Kuningan, kanal digital tersebut mulai dimanfaatkan sebagai etalase sekolah untuk memperkenalkan berbagai aktivitas, kreativitas, serta potensi siswa kepada masyarakat.
Pengelolaan konten dilakukan secara khusus oleh Tim Media SDN 11 Kuningan. Berbagai kegiatan sekolah, mulai dari proses pembelajaran, kreativitas siswa hingga dokumentasi acara, dikemas dengan konsep visual yang lebih rapi, modern, dan menarik.
Kepala SDN 11 Kuningan, Dewi Setiani, S.Pd.I., mengaku bangga dengan terobosan yang dilakukan Tim Media Sekolah. Menurutnya, publikasi yang kreatif menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
“Media sosial hari ini adalah etalase utama sekolah. Melalui visual yang bersih dan penyampaian yang kreatif di Instagram, TikTok, maupun YouTube, kami ingin menunjukkan bahwa meskipun berada di sudut kota dengan jumlah siswa yang relatif sedikit, SDN 11 Kuningan memiliki kualitas dan semangat ‘Sekolah Kecil, Prestasi Besar’ yang luar biasa,” ujar Dewi, Kamis (17/09).s

Sementara itu, Ketua Tim Media SDN 11 Kuningan, Yaquth Jamalullail, S.Pd., mengatakan produksi konten dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing platform.
Menurutnya, konten TikTok lebih diarahkan pada video pendek yang energik dan mengikuti tren, sementara Instagram menonjolkan aspek estetika melalui foto dan Reels. Adapun YouTube digunakan untuk menyajikan dokumentasi kegiatan sekolah secara lebih mendalam.
“Kami menyesuaikan format konten dengan kebiasaan audiens di setiap platform. Untuk TikTok, kami buat video pendek yang tren dan energik; di Instagram, fokus kami pada estetika foto serta Reels yang rapi; sedangkan YouTube kami manfaatkan untuk dokumentasi kegiatan yang lebih mendalam,” jelas Yaquth.
Meski mengedepankan tampilan visual, Tim Media SDN 11 Kuningan tetap menempatkan unsur edukasi sebagai bagian utama dalam setiap konten yang diproduksi.
“Prinsip utama kami sederhana: konten harus informatif, menarik, dan tentunya enak dilihat agar pesan edukasinya sampai dengan baik ke masyarakat,” tambah Yaquth.
Penguatan media digital tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi program Pesona SD dari Dinas Pendidikan. Melalui pengelolaan konten yang konsisten, SDN 11 Kuningan berupaya membangun identitas sekolah yang lebih kuat di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat.
Kehadiran media sosial juga memberikan ruang bagi sekolah untuk memperlihatkan kegiatan dan kreativitas siswa secara lebih luas. Dengan demikian, berbagai aktivitas positif yang berlangsung di lingkungan sekolah tidak hanya diketahui oleh warga sekolah, tetapi juga dapat diakses masyarakat melalui platform digital.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya SDN 11 Kuningan memperkuat branding digital sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah siswa maupun lokasi sekolah bukan penghalang untuk terus berinovasi.
Melalui semangat “Sekolah Kecil, Prestasi Besar”, SDN 11 Kuningan kini berupaya menghadirkan wajah sekolah yang lebih kreatif, komunikatif, dan modern melalui Instagram, TikTok, serta YouTube.***












Tinggalkan Balasan