KUNINGAN, (VOX) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, mengungkapkan berbagai materi strategis yang ia peroleh usai mengikuti retreat nasional Ketua DPRD se-Indonesia. Forum tersebut mempertemukan pimpinan legislatif dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dalam satu ruang pembelajaran kebangsaan dan kepemimpinan.

Menurut Nuzul, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga meskipun dirinya telah lebih dulu mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Lembaga Ketahanan Nasional.

“Ini pengalaman yang sangat berharga. Walaupun KPPD sudah saya jalani di Lemhannas, tapi kemarin ini levelnya Ketua DPRD se-Indonesia,” ujar Nuzul Rachdy di ruangannya, Rabu (22/04).

Dalam retreat nasional tersebut, materi disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, serta tenaga profesional dari Lembaga Ketahanan Nasional. Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan, wawasan kebangsaan, empat pilar kebangsaan, hingga isu geopolitik dan geostrategis global.

“Kalau bicara empat pilar kebangsaan memang sederhana Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tapi kalau digali lebih dalam, itu tidak cukup dalam waktu singkat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemahaman mengenai keindonesiaan tidak bisa dilihat secara dangkal. Karakter bangsa, dinamika sosial, hingga tantangan kebangsaan menjadi bagian penting yang dibahas secara mendalam dalam forum tersebut.

Selain itu, isu geopolitik global seperti konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel juga menjadi materi pembahasan. Dalam konteks tersebut, peserta diajak memahami posisi Indonesia dalam percaturan global yang semakin kompleks.

Tidak hanya materi formal, retreat juga menjadi ruang diskusi informal antar Ketua DPRD dari berbagai daerah. Interaksi tersebut membuka perspektif baru, termasuk dalam melihat kondisi DPRD di daerah masing-masing.

“Setiap malam kita bertemu dan berdiskusi dengan Ketua DPRD dari daerah lain. Ini jadi refleksi juga bagi kita di Kuningan,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai arahan dari Presiden, Nuzul Rachdy menyampaikan bahwa Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menjalankan program prioritas nasional, khususnya Asta Cita.

“Intinya DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan harus bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menjalankan program Asta Cita,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi tersebut menjadi kunci dalam memastikan pembangunan daerah berjalan searah dengan kebijakan nasional.***