
VOXPOPULI.CO.ID – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara resmi melepas peserta Pendidikan Dasar (Diksar) AKAR 2026 di Komplek Islamic Center Kuningan, Kamis (23/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi atas konsistensi organisasi AKAR yang selama ini dinilai berperan aktif dalam pendidikan karakter sekaligus pelestarian lingkungan.
Menurut Dian Rachmat Yanuar, AKAR merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah yang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang peduli terhadap alam.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada kawan-kawan AKAR yang selama ini konsisten melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sangat penting. Mereka konsisten dalam idealisme, dengan keikhlasan merawat alam,” ujarnya.
Ia menilai, meski organisasi tersebut tidak banyak tampil di ruang publik, kontribusinya sangat besar bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung visi Kabupaten Kuningan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
“Mereka jarang muncul ke permukaan, tetapi bagi saya ini mitra strategis pemerintah. Bagaimana membangun dengan keseimbangan alam kalau tanpa bantuan dari mereka,” katanya.

Bupati menjelaskan, Pendidikan Dasar AKAR yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-10 bukan sekadar proses perekrutan anggota baru. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter melalui berbagai materi kepemimpinan, kebencanaan, tanggung jawab, serta kebersamaan.
“Ini pendidikan karakter yang memang sekarang sedang kita butuhkan. Mudah-mudahan ke depan melahirkan kader-kader sumber daya manusia unggul yang berakhlak dan memiliki kebermanfaatan bagi nusa dan bangsa,” ucapnya.
Saat ditanya mengenai adanya peserta dari luar daerah, Dian mengaku hal tersebut menjadi indikator bahwa kualitas Pendidikan Dasar AKAR telah dikenal luas.
“Berarti Diksar AKAR ini sudah dikenal dan punya kualitas yang bagus. Saya tidak melihat kuantitas, tetapi kualitas. Sedikit tapi punya makna dan akan menjadi kader-kader yang militan,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Diklat Pendidikan Dasar AKAR 2026, Aep Saepudin, menjelaskan kegiatan berlangsung selama 12 hari, mulai 22 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Rangkaian pendidikan dilaksanakan di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Waduk Darma, hingga berakhir di Situ Cileuya.
“Peserta terdiri dari siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum. Total ada enam peserta, terdiri dari satu perempuan dan lima laki-laki,” jelas Aep.
Ia menambahkan, lima peserta berasal dari Kabupaten Kuningan, sedangkan satu peserta berasal dari Kabupaten Majalengka.
Aep berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Harapannya mudah-mudahan enam peserta yang mengikuti Diklatsar AKAR ini bisa menjadi pribadi yang mandiri, mampu menjaga alam, menjaga kelestarian lingkungan hidup, dan bisa membantu pemerintah, khususnya dalam upaya pelestarian lingkungan,” tuturnya.
Pendidikan Dasar AKAR 2026 diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, berjiwa kepemimpinan, serta siap berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Kuningan.***












Tinggalkan Balasan