
KUNINGAN, (VOX) – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan resmi dimulai. Momen peletakan batu pertama itu dihadiri sejumlah pejabat daerah hingga unsur TNI-Polri, Selasa (07/04).
Tampak hadir unsur Forkopimda Kabupaten Kuningan, jajaran TNI dan Polri, instansi terkait, serta Kepala Desa Ciwaru R. Rien Parah Diana. Kehadiran para pejabat ini menjadi penanda kuat bahwa proyek tersebut mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Camat Ciwaru, Rusmiadi, mengatakan pembangunan jembatan ini sudah lama dinantikan masyarakat. Selama ini, warga harus menempuh jalur alternatif yang cukup jauh, terutama ketika akses utama terganggu akibat longsor.
“Dengan adanya jembatan ini nanti, mobilitas warga akan jauh lebih mudah. Ini sangat membantu aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan, Hafda Prima Agung, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang digagas pemerintah pusat.

Menurutnya, Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah yang mendapatkan alokasi pembangunan, termasuk di wilayah Ciwaru dan Cikubangsari.
“Program ini memang diarahkan untuk wilayah yang aksesnya sulit dan sangat dibutuhkan masyarakat. Kami dari Kodim ikut mengawal agar tepat sasaran,” kata Hafda.
Ia juga menyebutkan, jenis jembatan yang dibangun adalah jembatan gantung, menyesuaikan kondisi geografis Ciwaru yang berbukit.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar yang diwakili Agus Basuki turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0615/Kuningan, atas peran aktif dalam mendorong pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, kehadiran jembatan ini akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, hingga layanan kesehatan.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga upaya membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, warga Ciwaru kini menaruh harapan besar agar akses penghubung antarwilayah semakin baik dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih cepat.***








Tinggalkan Balasan