VOXPOPULI.CO.ID Operator website desa dan perangkat daerah di Kabupaten Kuningan diminta tidak langsung mengikuti instruksi dari akun WhatsApp yang mengaku sebagai Admin Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan.

Peringatan itu muncul setelah sejumlah pihak menerima pesan dari beberapa nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Admin Diskominfo Kuningan. Dalam komunikasi tersebut, pelaku turut mencatut nama Luki Sugianto untuk meyakinkan penerima bahwa pesan yang disampaikan merupakan instruksi resmi.

Salah satu pesan yang beredar menyebut adanya “update system”. Penerima kemudian diminta mengganti password seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menggunakan sandi tertentu, yakni “Kuningan2026@”.

Pesan tersebut juga mencantumkan “#Luki Sugianto” di bagian akhir. Penggunaan nama tersebut seolah-olah menunjukkan bahwa instruksi berasal dari personel Diskominfo Kuningan.

Namun, Luki Sugianto, A.Md., Pelaksana Pemberdayaan dan Penyajian Informasi Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kuningan, memastikan dirinya tidak pernah mengirimkan pesan tersebut.

Klarifikasi itu sekaligus menjadi peringatan bagi operator website desa dan perangkat daerah agar tidak sembarangan melakukan perubahan password berdasarkan pesan dari nomor yang tidak dikenal.

Diskominfo Kuningan meminta penerima pesan tidak mengikuti instruksi tersebut, termasuk tidak mengganti password, menyerahkan kredensial, maupun memberikan informasi terkait akun kepada nomor WhatsApp yang belum terverifikasi.

Setiap permintaan yang berkaitan dengan perubahan password atau pengelolaan website desa harus terlebih dahulu dikonfirmasi melalui jalur resmi Diskominfo Kabupaten Kuningan.

Penyamaran dengan mencatut nama instansi maupun personel pemerintah berpotensi membuat penerima menganggap pesan tersebut sebagai komunikasi resmi. Karena itu, pemeriksaan identitas pengirim menjadi langkah penting sebelum melakukan tindakan terhadap akun atau sistem digital milik pemerintah. (Ugi)