VOXPOPULI.CO.ID – Di tengah ramainya pemberitaan mengenai dinamika hubungan antara institusi penegak hukum di tingkat nasional, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, Ust Dadan Rochmatun, Lc., menyampaikan pandangannya agar pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas bersama tanpa mengorbankan etika berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi harus terus berjalan secara konsisten dan tidak boleh tebang pilih. Namun demikian, seluruh proses penegakan hukum hendaknya dilakukan secara profesional serta tidak didorong oleh ego antarlembaga.

“Menurut ana, pemberantasan korupsi harus jalan terus dan jangan pandang bulu. Akan tetapi etika berbangsa dan bernegara harus dijaga. Jangan sampai pemberantasan korupsi hanya karena ego institusi,” ujar Ustad Dadan kepada vox, Kamis (09/07).

Ia juga mengingatkan agar setiap institusi tidak mempertontonkan adu kekuatan yang justru dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Dan jangan juga mempertontonkan power yang justru menjadikan citra jelek aparat negara itu sendiri di masyarakat. Seakan ada yang harus ditutupi dan diselamatkan,” lanjutnya.

Ustad Dadan menegaskan, seluruh institusi penegak hukum maupun unsur militer memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Karena itu, sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

“Semua institusi penegak hukum dan militer harus bersatu untuk menjaga dan memajukan bangsa dan negara ini. Termasuk dalam pemberantasan korupsi, jangan sampai tebang pilih dan intervensi. Harus ada niat dan arah yang baik bersama-sama,” katanya.

Ia menilai masyarakat hingga saat ini masih memiliki kepercayaan terhadap institusi penegak hukum dan militer. Kepercayaan tersebut, menurutnya, merupakan modal penting yang harus dijaga melalui sikap profesional, transparan, dan menjunjung tinggi kepentingan bangsa di atas kepentingan institusi.

“Masyarakat masih percaya dengan institusi penegak hukum dan militer. Jangan sampai ada distrust yang justru akan membuat kondisi bangsa tidak baik,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pandangan moral di tengah perhatian publik terhadap berbagai perkembangan pemberitaan mengenai institusi penegak hukum di tingkat nasional. Ustad Dadan berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan bangsa, menjaga soliditas antarlembaga, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara adil, independen, dan berintegritas demi memperkuat kepercayaan masyarakat.***