VOXPOPULI.CO.ID – Sekitar 3.000 jamaah menghadiri kegiatan doa bersama dan tausiyah dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Kuningan yang berlangsung di Masjid Agung Syiarul Islam, Jalan Wahyu, Kecamatan Kuningan, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 17.00 hingga 19.00 WIB tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen organisasi keagamaan. Tausiyah dan doa bersama dipimpin oleh Al-Mukarom Dr. H. Ugin Lugina, M.Pd.

Bupati Kuningan diwakili Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Turut hadir Kasdim 0615/Kuningan Mayor Inf Rochami Nurbiantoro, S.E mewakili Dandim 0615/Kuningan, Kapolsek Kuningan AKP Bambang Purnomo, S.H mewakili Kapolres Kuningan, Kepala BNN Kabupaten Kuningan Agus Mulya, S.Pd., M.Si., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuningan Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si., Ketua MUI Kabupaten Kuningan KH. Dodo Syarif Hidayatullah, Ketua DKM Masjid Agung Syiarul Islam KH. Yayan Sofyan, para camat se-Kabupaten Kuningan, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam menjadi momentum penting untuk meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

“Tahun Baru Islam mengingatkan kita pada peristiwa besar dalam sejarah peradaban Islam, yaitu hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Peristiwa hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi tonggak perubahan besar yang melahirkan peradaban yang berlandaskan keimanan, persaudaraan, keadilan, dan kemajuan,” ujarnya.

Menurutnya, dari peristiwa hijrah tersebut masyarakat dapat mengambil banyak pelajaran berharga, mulai dari keberanian untuk berubah, keteguhan dalam mempertahankan prinsip, kesabaran menghadapi ujian, hingga optimisme dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Tuti juga menegaskan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki identitas kuat sebagai daerah religius yang menjunjung tinggi nilai budaya dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Kuningan terus berupaya melaksanakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik semata, tetapi juga pembangunan karakter, moral, dan spiritual masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat harus disikapi secara bijak, terutama oleh generasi muda. Menurutnya, arus informasi yang tidak terbendung dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, dan nilai kehidupan apabila tidak diimbangi dengan penguatan keimanan dan akhlak.

Selain itu, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah demi terciptanya kehidupan yang damai, harmonis, serta sejahtera.

Sementara itu, dalam tausiyah keagamaan yang disampaikan Dr. H. Ugin Lugina, jamaah diajak menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana muhasabah atau evaluasi diri atas amalan yang telah dilakukan selama setahun terakhir.

Tausiyah juga menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, memperkuat persatuan umat, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, masyarakat diajak menanamkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam aspek ibadah, akhlak, maupun kehidupan sosial kemasyarakatan. Doa bersama juga dipanjatkan untuk Kabupaten Kuningan agar senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, kemajuan, dan dijauhkan dari berbagai bencana maupun perpecahan.

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H tingkat Kabupaten Kuningan berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, persatuan, serta semangat membangun masyarakat yang religius dan harmonis.***