VOXPOPULI.CO.ID – Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar masih menyempatkan waktu untuk berziarah dan membersihkan makam kedua orang tuanya, Jumat sore (12/06).

Momen tersebut diketahui dari unggahan status WhatsApp pribadi Bupati Dian yang memperlihatkan suasana di area pemakaman. Dalam unggahan itu, tampak tangan yang sedang membersihkan makam sembari menyampaikan doa dan kerinduan kepada kedua orang tua yang telah berpulang.

Pada status tersebut, Bupati Dian menuliskan pesan menyentuh yang berbunyi:

“Membesihkan makamnya bukan sekadar merawat tanah dan batu, tapi cara jemari ini memeluk kembali kenangan yang takkan pernah pudar. Alfatihah kanggo mamah + apa..❤️❤️”

Unggahan tersebut langsung menarik perhatian sejumlah pihak yang melihatnya. Kalimat sederhana namun sarat makna itu menggambarkan bahwa ziarah kubur bukan hanya aktivitas membersihkan makam, melainkan juga bentuk penghormatan, doa, dan ungkapan rindu kepada orang tua.

Di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, momen tersebut menunjukkan sisi humanis seorang pemimpin yang tetap menjaga nilai-nilai keluarga dan bakti kepada orang tua.

Dalam tradisi masyarakat Indonesia, ziarah makam menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Selain membersihkan area makam, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mendoakan serta mengenang jasa-jasa orang yang telah mendahului.

Unggahan Bupati Dian itu pun menjadi pengingat bahwa kasih sayang kepada orang tua tidak berhenti ketika mereka telah tiada. Doa dan kenangan baik tetap menjadi ikatan yang terus hidup dalam hati anak-anaknya.

“Alfatihah kanggo mamah + apa,” tulis Bupati Dian menutup unggahannya, mengajak siapa pun yang membaca untuk turut mengirimkan doa bagi kedua orang tuanya.***