KUNINGAN, (VOX) – Ruas jalan penghubung antara Desa Gunungkarung, Kecamatan Luragung dan Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, akhirnya diperbaiki melalui kegiatan gotong royong pada Senin (02/03/2026). Perbaikan jalan amblas tersebut melibatkan Babinsa Dusun Gunungkarung Koramil 1507/Luragung bersama 15 warga setempat.

Kegiatan kerja bakti dipimpin langsung oleh Koptu Anjar Mardianto yang turun tangan bersama masyarakat untuk memperbaiki kerusakan jalan yang berada di Dusun Manis RT 16 RW 05 Desa Gunungkarung.

Kerusakan jalan berupa lubang amblas terjadi akibat kombinasi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu terakhir serta seringnya kendaraan bermuatan berat melintas di jalur tersebut.

“Ruas jalan yang diperbaiki memiliki lebar sekitar 4 meter dengan kedalaman lubang mencapai 1 meter,” ujar Koptu Anjar Mardianto di sela kegiatan.

Kondisi jalan yang amblas sempat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan kendaraan angkutan hasil pertanian yang setiap hari melintasi jalur penghubung Kecamatan Luragung dan Ciawigebang tersebut.

Selama proses perbaikan berlangsung, jalur jalan ditutup sementara guna memastikan keamanan pekerja dan keselamatan pengguna jalan. Penutupan dilakukan secara swadaya dengan pengamanan sederhana oleh warga setempat.

Langkah ini diambil untuk mencegah risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang belum stabil selama proses penimbunan dan perataan berlangsung.

Koptu Anjar Mardianto mengapresiasi semangat gotong royong warga yang antusias membantu perbaikan jalan tanpa menunggu bantuan pihak lain.

Menurutnya, kolaborasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur di tingkat desa.

“Dengan kebersamaan, pekerjaan berat bisa terasa ringan. Kami berharap perbaikan ini dapat bertahan lebih lama dengan pemeliharaan rutin dari semua pihak,” tegasnya.

Usai dilakukan penimbunan dan perataan, jalur jalan kini kembali dapat dilalui kendaraan. Perbaikan jalan amblas ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ruas jalan tersebut menjadi jalur vital penghubung antar kecamatan, sekaligus akses utama bagi distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga.

Dengan selesainya kegiatan gotong royong ini, masyarakat berharap kondisi jalan tetap terjaga dan mendapat perhatian berkelanjutan demi keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas.***