
KUNINGAN(VOX) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menekankan pentingnya kesetiaan terhadap perjuangan politik, soliditas organisasi, dan orientasi dampak nyata bagi masyarakat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra Kabupaten Kuningan,Ahad (8/02/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menilai “momentum ulang tahun partai tidak sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi ruang refleksi perjalanan politik sekaligus penguatan komitmen pelayanan kepada masyarakat”. Ujarnya.
Tema peringatan, yakni “Kompak, Bergerak, dan Berdampak”, menurutnya harus dimaknai sebagai arah kerja politik yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar slogan organisasi.
Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan partai politik, termasuk Gerindra, dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah, khususnya saat Kabupaten Kuningan menghadapi tekanan fiskal dan persoalan penyesuaian anggaran.
Ia menilai dukungan legislatif menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program pembangunan dan pemulihan kondisi fiskal daerah.

Momentum peringatan HUT Gerindra sendiri juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial di daerah sebagai bentuk kedekatan partai dengan masyarakat.
Dalam pidatonya, turut menyinggung capaian pembangunan daerah, terutama indikator ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Data menunjukkan tingkat kemiskinan Kabupaten Kuningan pada Maret 2025 berada di angka 10,74 persen atau turun sekitar 1,14 poin persentase dibanding tahun sebelumnya.
Jumlah penduduk miskin juga tercatat menurun menjadi sekitar 119,67 ribu jiwa, menunjukkan tren perbaikan kesejahteraan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kuningan sempat tercatat menembus sekitar 10,4 persen pada 2025, bahkan menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat, meski sempat memunculkan perdebatan mengenai akurasi data di tingkat legislatif.
Pemerintah daerah, tetap memprioritaskan sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, antara lain:
- Penguatan sektor pertanian melalui dukungan sarana produksi
- Pendampingan pelaku UMKM
- Peningkatan akses peluang ekonomi bagi generasi muda
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam bagian akhir pidatonya, Bupati mengajak kader partai politik untuk memaknai politik sebagai ruang pengabdian kepada masyarakat, bukan semata perebutan kekuasaan.
Ia juga menekankan pentingnya kader politik menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat serta menjaga etika dan moralitas dalam kehidupan publik.
Bupati menyatakan “optimisme bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan kekuatan politik dapat terus diperkuat untuk mendorong percepatan pembangunan daerah”. Ujarnya
Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat menjaga tren perbaikan ekonomi, pengurangan kemiskinan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.***












Tinggalkan Balasan