KUNINGAN(VOX) – Pengurus Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK) Wilayah Cirebon Periode 2025-2026 resmi dilantik dalam rangkaian kegiatan pelantikan dan rapat kerja yang digelar di Ballroom Arya Kamuning Lantai 3 KIC Pemda Kabupaten Kuningan, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 75 peserta ini mengusung tema “Sajalan dina langkah, Saluyu dina manah : Ngawujudkeun kader anu masagi, Migunani pikeun nagari.”

Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, organisasi mahasiswa, serta tamu undangan. Bupati Kuningan diwakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Purwadi Hasan Darsono. Hadir pula perwakilan Kabumi IMK Wilayah Cirebon, pengurus Himpunan Mahasiswa Kuningan Indonesia (HMKI), pengurus IMK periode sebelumnya, serta pengurus baru yang akan menjalankan kepengurusan 2025-2026.

Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IMK, pembacaan SK hasil musyawarah anggota, hingga prosesi pelantikan dan serah terima jabatan.

Ketua IMK Wilayah Cirebon Periode 2024-2025, Arif Nurahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kebersamaan selama masa kepengurusannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kepemimpinan terdapat kekurangan, sekaligus berharap silaturahmi antar anggota tetap terjaga baik di daerah maupun di perantauan.

Sementara itu, Ketua Umum IMK Wilayah Cirebon Terpilih Periode 2025-2026, M. Wirya Nur Fattahurizqi, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi gerbang awal melanjutkan perjuangan organisasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi serta kepedulian terhadap isu kedaerahan agar IMK tetap eksis dan mampu memberikan kontribusi nyata.

“IMK bukan lawan pemerintah, tetapi menjadi mitra pendorong lahirnya kebijakan daerah melalui gagasan dan aspirasi yang konstruktif,” ujarnya.

Dalam sambutan Bupati Kuningan yang disampaikan melalui Plt. Kadisdikbud, pengurus baru diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan komitmen, integritas, dan kepemimpinan yang kuat. Mahasiswa juga dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah melalui pengembangan kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta karakter.

Selain itu, IMK diharapkan mampu menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah, terutama dalam penguatan SDM, inovasi generasi muda, kepedulian sosial, serta pelestarian budaya daerah.

Kegiatan ditutup dengan doa dan penutup, serta berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar.

Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi IMK Wilayah Cirebon dalam memperkuat peran mahasiswa Kuningan di perantauan sebagai agen perubahan, sekaligus mitra pembangunan daerah.***