KUNINGAN (VOX) – Gotong royong antara TNI, Polri, dan unsur Kecamatan bersama warga Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, dinilai mampu meringankan beban Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan yang tengah kewalahan menangani lonjakan aduan pohon tumbang pasca angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada malam sebelumnya, Jumat 24 Januari 2026.

Penanganan pohon tumbang di Babakanreuma dilakukan secara swadaya atas arahan Camat Sindangagung Devi Ardeni S.STP M.Si, Danramil Garawangi Kapten Julianto, serta Kapolsek Garawangi Iptu Endar Kuswandi, dengan dukungan penuh Pemerintah Desa Babakanreuma di bawah kepemimpinan Kepala Desa Haji Dajat. Unsur TNI, Polri, Kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat bergerak cepat menggunakan senso atau mesin pemotong kayu sehingga proses pembersihan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 45 menit.

Kasi Pemerintahan Desa Babakanreuma, Uja Sujana S.P, menyampaikan bahwa gotong royong lintas unsur ini merupakan langkah konkret menghadapi situasi darurat di tengah keterbatasan sumber daya penanganan bencana.

“TNI, Polri, dan Kecamatan bersama warga bahu membahu secara gotong royong. Selain mempercepat pemulihan akses jalan, langkah ini juga meringankan beban Damkar Kuningan yang sedang menangani banyak aduan pohon tumbang,” ujarnya kepada vox, Sabtu (24/01).

Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, Andri Arga, mengakui bahwa pihaknya saat ini menghadapi lonjakan laporan akibat cuaca ekstrem. “Kami cukup kewalahan menangani aduan pohon tumbang karena jumlah personel terbatas, sementara pasca angin kencang banyak pohon tumbang di berbagai titik wilayah Kabupaten Kuningan,” kata Andri Arga.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Babakanreuma telah melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Kuningan. Namun, karena tingginya jumlah laporan serupa, penanganan dilakukan secara mandiri melalui gotong royong. Saat dilakukan kontak ulang, Damkar mendapati pohon tumbang di lokasi tersebut telah tertangani dengan baik.

Berkat penanganan cepat tersebut, akses jalan dari Jalan Baru Moh Yamin menuju Desa Babakanreuma yang menjadi jalur pintas menuju Kecamatan Ciawi dan Kecamatan Cipicung kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pemerintah desa memastikan kondisi telah aman dan aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar. Kolaborasi antara TNI, Polri, Kecamatan, dan masyarakat ini menjadi bukti efektivitas respons cepat di tingkat lokal dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem di Kabupaten Kuningan.***