
VOXPOPULI.CO.ID – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik Nining (50), warga Dusun Tengah RT 05 RW 02, Desa Pajawan Kidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jumat (9/10/2026) dini hari.
Kobaran api yang membesar di tengah malam sempat membuat warga panik. Mereka berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sekaligus mengantisipasi agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 00.00 WIB. Seorang tetangga korban bernama Alfan mendengar suara letupan keras yang berasal dari arah rumah Nining.
Saat keluar untuk memastikan sumber suara, Alfan terkejut melihat api sudah membesar dan melalap bangunan rumah tetangganya.
Berdasarkan keterangan Alfan dalam laporan UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, dirinya kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar berdatangan dan mencoba memadamkan api menggunakan air serta peralatan seadanya.

Namun, besarnya kobaran api membuat upaya warga tidak mampu mengendalikan kebakaran. Terlebih, rumah korban berada di kawasan permukiman dengan jarak antarrumah yang cukup berdekatan.
Khawatir api merembet ke bangunan lain, Alfan kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan tersebut, petugas UPT Damkar Kuningan langsung bergerak sekitar pukul 00.01 WIB.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 00.15 WIB dengan mengerahkan delapan anggota piket Regu 3 bersama Kepala UPT Damkar. Dua unit kendaraan pemadam kebakaran juga diterjunkan untuk menangani kobaran api.
Proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan. Petugas harus bekerja cepat untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke rumah-rumah di sekitar lokasi.
Kondisi permukiman yang cukup padat menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan kebakaran.
Selain itu, petugas sempat mengalami kendala keterbatasan pasokan air. Persediaan air dari dua kendaraan pemadam tidak mencukupi sehingga petugas harus mencari sumber air tambahan.
Dengan dukungan personel Polsek Lebakwangi, aparat desa, dan masyarakat sekitar, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api.
Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan laporan sementara UPT Damkar Kuningan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.
Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah seluas sekitar 84 meter persegi mengalami kerusakan berat.
Kerugian bangunan ditaksir mencapai Rp126 juta. Sementara kerusakan perabotan rumah tangga diperkirakan Rp10 juta.
Selain itu, dua unit kulkas mengalami kerusakan dengan nilai sekitar Rp4 juta dan satu unit televisi senilai sekitar Rp3 juta.
Dengan demikian, total kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp143 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Kejadian yang berlangsung ketika sebagian besar warga tengah beristirahat itu menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan gangguan instalasi listrik.
Masyarakat juga diimbau melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan memastikan peralatan elektronik maupun sumber listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat.
Bagi masyarakat Kabupaten Kuningan yang membutuhkan layanan penanganan kebakaran maupun penyelamatan, dapat menghubungi Call Center UPT Damkar Kuningan melalui (0232) 871113 atau 081322698881. (Ugi)









Tinggalkan Balasan